Prolog.co.id, Tenggarong – Upaya pemerintah dalam mengatasi masalah stunting terus menunjukkan hasil positif. Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, berhasil menekan angka stunting secara signifikan melalui program pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi yang intensif.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa program ini telah berjalan sejak Juni lalu dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, dunia usaha, puskesmas, posyandu, hingga masyarakat.
“Kolaborasi multisektor ini menjadi kunci keberhasilan kami dalam mengatasi stunting,” ujar Ardiansyah.
Salah satu program unggulan adalah pemberian makanan tambahan yang disalurkan melalui Rumah Bahagia. Makanan tambahan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, terutama yang berisiko mengalami stunting.
Selain itu, pemerintah kecamatan juga gencar melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang baik.
“Alhamdulillah, kenaikan status gizi anak sudah terlihat. Saat ini, kami tidak lagi menemukan kasus stunting baru di wilayah kami,” pungkasnya.
Meskipun telah mencapai hasil yang memuaskan, pemerintah Kecamatan Loa Kulu tidak berpuas diri. Program ini akan terus ditingkatkan dan diperluas cakupannya. Ardiansyah menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program ini agar hasil yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
(Adm/Adv/DiskominfoKukar)


