Prolog.co.id, Tenggarong – Desa Kerta Buana, yang kerap disebut “miniatur Bali” di Kalimantan Timur, semakin serius mengembangkan potensi wisatanya. Desa yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara ini berambisi menjadi destinasi wisata budaya yang menonjol, mengikuti jejak kesuksesan Desa Penglipuran di Bali.
Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki, mengungkapkan komitmennya untuk mewujudkan visi tersebut.
“Kami ingin menjadikan Kerta Buana sebagai desa wisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” ujar I Dewa Ketut Basuki pada Senin, 25 November 2024.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah pembangunan fasilitas penunjang pariwisata. Saat ini, sedang dibangun fondasi sepanjang 300 meter yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya.
“Ini adalah transformasi awal kami untuk menjadi desa wisata yang kaya akan tradisi dan budaya,” tambahnya.
Kerta Buana memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Keberadaan masyarakat Hindu dengan tradisi dan adat istiadat yang masih terjaga dengan baik menjadi salah satu keunggulan utama. Selain itu, keindahan alam sekitar juga dapat menjadi pelengkap pengalaman wisata di desa ini.
Dengan mengusung konsep wisata budaya yang autentik, Kerta Buana diharapkan dapat menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Wisatawan tidak hanya akan menikmati keindahan alam dan budaya, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, dukungan dari seluruh masyarakat Kerta Buana sangatlah penting. “Kami telah melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui ketua RT, dan responsnya sangat positif,” pungkasnya.
Partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga akan memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan terhadap desa.
(Adm/Adv/DiskominfoKukar)


