Prolog.co.id, Tenggarong – Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah berpacu dengan waktu untuk mencapai target ambisius. Mereka menargetkan 99 persen program strategis dapat tercapai pada akhir tahun 2024.
Plt Kepala Dinas DPPR Kukar, Ahmad Taufik Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus pada penyelesaian sejumlah proses perumusan kerja.
“Saya akui masih ada beberapa revisi yang perlu dilakukan untuk menyempurnakan rencana tersebut,” imbuh Ahmad Taufik pada Selasa, 24 November 2024.
Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTR). Taufik menjelaskan bahwa sebagian besar rencana RDTR telah diterbitkan, namun masih ada beberapa bagian yang perlu dimatangkan sebelum dapat diimplementasikan.
Kendala administratif yang cukup kompleks dan penundaan jadwal kontrak menjadi salah satu faktor yang menghambat kelancaran pengadaan lahan. Hal ini tentu saja berdampak pada keseluruhan proses pelaksanaan program.
“Kami juga terus berupaya memfasilitasi kebutuhan lahan bagi OPD lain, termasuk Dinas Pekerjaan Umum yang membutuhkan pembebasan lahan,” ujar Taufik.
Selain itu, DPPR Kukar juga aktif menangani penyelesaian sengketa lahan. Melalui pendekatan mediasi dan sosialisasi di berbagai tingkat, pihaknya berupaya menciptakan solusi yang adil dan menghindari konflik berkepanjangan di masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen untuk menyelesaikan hambatan administratif dan memastikan kelancaran proyek hingga mencapai target 99 persen pada akhir tahun 2024 ini,” tutupnya.
(Adm/Adv/DiskominfoKukar)


