BPBD Catat Ribuan Warga Samarinda Terdampak Banjir

Terbit: 31 Januari 2025

Samarinda
Banjir yang melanda kawasan Samarinda, Kalimantan Timur.(Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir besar yang berdampak pada ribuan warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mencatat sebanyak 13.354 jiwa terdampak banjir di berbagai wilayah, dengan ribuan rumah terendam dan sebagian warga terpaksa mengungsi.

Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, menyebutkan bahwa banjir melanda 108 Rukun Tetangga (RT) dengan 418 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak langsung. Hingga Kamis 30 Januari 2025 siang, tercatat 3.956 rumah tergenang air.

Ia menerangkan wilayah dengan dampak terparah meliputi Sempaja Timur, Gunung Lingai, dan Griya Mukti. Di mana kawasan ini berada di bantaran sungai dan daerah dataran rendah sehingga lebih rentan terhadap genangan air.

“Namun, kondisi air Kamis, 30 Januari 2025 mulai menunjukkan penurunan sekitar 5 hingga 10 cm di beberapa titik,” ungkapnya.

Guna memberikan bantuan ke warga terdampak telah didirikan sejumlah dapur umum. Seperti Griya Mukti dan Gunung Lingai, dapur umum dan posko lapangan berada di area terbuka. Lalu, Bengkuring, dapur umum serta posko berlokasi di halaman Puskesmas.

Sedangkan Bukuan, dapur umum didirikan di kantor kelurahan, di Loa Janan Ilir, masing-masing RT dirikan dapur umum sendiri. Gunung Lingai, terdapat 4 KK mengungsi ke rumah warga. Juga ada 46 jiwa mengungsi ke Masjid Al-Muhajirin dan bangunan RKM di Bengkuring.

“Karena lebih dekat dan mereka bisa tetap mengawasi rumahnya,” imbuhnya.

Ada sebanyak 16 hingga 25 unit perahu telah dikerahkan di Griya Mukti dan Bengkuring, dikerahkan BPBD Samarinda guna membantu transportasi warga. Ditambah lagi juga adanya perahu bantuan dari kepolisian, Basarnas, serta relawan.

(Don)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved