Prolog.co.id, Samarinda – Borneo FC Samarinda harus rela menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persis Solo dalam di kandangnya sendiri, Stadion Segiri pada Minggu, 2 Maret 2025 semalam.
Pelatih Borneo FC Samarinda, Joaquin Gomez, mengaku sedih usai timnya gagal meraih poin saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Minggu, 2 Maret 2025 malam.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Skuad Pesut Etam harus meneriman kekalahan dengan skor tipis 0-1 setelah gol tunggal yang dibuat Jhon Cley pada menit ke-21 tak mampu dibalas oleh skuad tuan rumah.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Menurutnya, timnya telah bekerja keras selama sepekan penuh, namun tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.
“Saya merasa sedih, sangat sedih bahwa kerja yang kami siapkan selama sepekan dan kerja pemain yang masuk bermain hari ini harusnya bisa diapresiasi lebih karena seharusnya kami bisa mendapatkan lebih dari pertandingan hari ini,” ungkapnya.
Coach Gomez karibnya juga menyoroti bahwa sepanjang musim ini Borneo FC kerap melakukan kesalahan sendiri yang berujung kebobolan. Termasuk di pertandingan kali ini, mereka juga merasa hal yang serupa.
“Jika melihat papan klasemen terkait gol yang terjadi akibat kesalahan, kami berada di posisi teratas. Artinya, hampir setiap kesalahan yang kami buat selalu berujung gol untuk lawan, dan hal itu kembali terjadi malam ini,” tambahnya.
Pada pertandingan ini, ia juga menyoroti sulitnya timnya menembus pertahanan Persis Solo, meskipun mereka sudah berusaha menekan sejak awal pertandingan.
“Kami mencoba menekan lawan dan menciptakan banyak peluang. Mungkin ada sekitar 45 kali bola kami masukkan ke kotak penalti mereka. Namun, kami kekurangan penyelesaian akhir yang baik,” jelasnya.
Ia mengakui kondisi tim yang sedang tidak dalam kekuatan penuh. Absennya beberapa pemain kunci seperti Matheus Pato, Habibi Jusuf, dan Stefano Lilipaly membuat Borneo FC kesulitan untuk mencetak gol.
Meski kecewa, Joaquin Gomez tetap optimistis menghadapi laga-laga berikutnya. Dengan jadwal yang padat, ia menegaskan pentingnya pemulihan pemain agar bisa kembali bangkit di pertandingan selanjutnya.
“Kami akan menghadapi dua pertandingan dalam waktu dekat. Jika kami tak bisa mendapatkan poin hari ini, maka kami harus memastikan meraihnya di laga berikutnya. Kami akan terus berjuang untuk kembali ke posisi atas karena saya yakin, jika semua pemain kembali fit, kami bisa berada di posisi yang lebih baik,” pungkasnya.
Sekadar informasi, kekalahan ini berdampak pada posisi Borneo FC di klasemen sementara. Sebelumnya berada di peringkat 5, kini mereka turun ke posisi 7 dengan raihan 37 poin.
(Don)


