Prolog.co.id, Samarinda – Awal Ramadan 2025 harga sejumlah bahan pokok dan bahan penting di Kalimantan Timur (Kaltim) masih stabil. Namun, beberapa langkah untuk menekan kenaikan harga pun telah disiapkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi & UKM (DPPKUKM) Kaltim.
Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih, menyatakan harga bahan pokok di Kaltim selama bulan Ramadan 2025 cenderung stabil. Ia menyebut harga Bapokting yang cenderung stabil ini berkat penggunaan early warning system (EWS) disparitas harga. Sistem peringatan dini yang digunakan mampu memprediksi potensi kenaikan harga sebelum data inflasi dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dirilis.
“Tim EWS sudah memprediksi komoditas mana yang berpotensi menyumbang inflasi, sehingga kita bisa menyiapkan langkah-langkah pengendalian sejak dini,” kata Heni.
Meski secara keseluruhan harga stabil, Heni mengakui ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng dan gula pasir.
Untuk menekan kenaiakan harga, Pemprov Kaltim akan menggencarkan operasi pasar murah di 58 titik halaman kantor pos di seluruh Kaltim. Selain itu, Pemprov Kaltim juga rutin menggelar gerakan pangan murah selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Berbekal dua Langkah strategis ini, Heni optimistis kestabilan harga bahan pokok tetap terjaga hingga akhir Ramadan.
“Alhamdulillah, beberapa bulan terakhir inflasi di Kaltim terkendali bahkan cenderung rendah. Kami berharap upaya ini bisa meringankan beban masyarakat,” tutup Heni. (Mat)


