Angka Kasus TBC Kaltim Mencapai 21 Ribu

Terbit: 19 Maret 2025

TBC
Kepala Dinkes Provinsi Kaltim, dr. Jaya Mualimin (Mat/Prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Angka kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan melonjak mencapai 21 ribu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mencatat, angka temuan kasus TBC di Kaltim mencapai 30 persen. Perkiraan ini berdasarkan pencarian aktif (active case finding) di 10 kabupaten/kota.

“Angkanya sampai 30 persen. Ini luar biasa banyak,” ujar Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin.

Ia menyebut, sepanjang 2024 jumlah penderita TBC diperkirakan meningkat menjadi 21 ribu kasus. Melonjak dari tahun sebelumnya yang hanya 18 ribu. Namun, dari jumlah itu, baru 56 persen kasus yang berhasil ditemukan.

“Kami aktif melakukan skrining di Puskesmas dengan target 3.000 orang per kota. Hasilnya, daerah dengan kasus terbanyak adalah Kutai Kartanegara, Samarinda, dan Balikpapan,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyatakan keprihatinan, menurutnya tingginya angka stunting dan TBC menunjukkan bahwa kekayaan sumber daya alam dan besarnya APBD belum mencerminkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus perkuat deteksi dini melalui early morning system, terutama bagi anak-anak stunting dan penderita TBC,” tegas Rudy.

Ia pun menyebut Pemprov telah menerapkan strategi penanggulangan TBC dengan pendekatan 3T; Tes (skrining awal), Telusur (pelacakan kontak erat), dan Terapi (pengobatan sesuai diagnosis).

“Semua rakyat Kaltim, baik di kota hingga pedalaman, berhak hidup sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved