6 Kesalahan Umum Pengendara dalam Memahami Rambu Lalu Lintas

Terbit: 23 Maret 2025

6 Kesalahan Umum Pengendara dalam Memahami Rambu Lalu Lintas
ilustrasi rambu larangan parkir. Foto: Internet.

PROLOGMemahami dan mematuhi rambu lalu lintas adalah kunci utama dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Hal ini karena rambu lalu lintas berfungsi untuk memberikan petunjuk, peringatan, serta larangan kepada pengguna jalan, sehingga mereka dapat berkendara dengan tertib dan aman.

Namun, dalam praktiknya, masih banyak pengendara yang salah menafsirkan atau bahkan mengabaikan rambu-rambu tersebut. Ini berpotensi menimbulkan kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas. Untuk mengurangi salah penafsiran rambu lalu lintas, berikut adalah enam kesalahan umum yang sering dilakukan pengendara dalam memahami rambu lalu lintas.

1. Mengabaikan Rambu “Stop”

Rambu “Stop” adalah salah satu rambu lalu lintas yang paling penting, terutama di persimpangan tanpa lampu lalu lintas. Rambu ini menginstruksikan pengendara untuk berhenti sepenuhnya sebelum melanjutkan perjalanan guna memastikan kondisi jalan benar-benar aman.

Sayangnya, banyak pengendara yang hanya memperlambat kendaraan tanpa benar-benar berhenti, bahkan ada yang langsung melaju tanpa melihat kondisi sekitar. Mengabaikan rambu ini dapat meningkatkan risiko tabrakan dengan kendaraan dari arah lain, terutama di persimpangan dengan visibilitas terbatas. Oleh karena itu, penting untuk berhenti total, melihat kiri dan kanan, lalu memastikan jalan aman sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Salah Tafsir Rambu “Dilarang Masuk”

Rambu “Dilarang Masuk” berfungsi untuk melarang kendaraan memasuki jalan tertentu, biasanya karena jalan tersebut merupakan jalur satu arah, kawasan terbatas, atau jalan khusus untuk kendaraan tertentu.

Namun, masih banyak pengendara yang tidak memahami atau mengabaikan rambu ini. Mereka tetap memasuki jalan yang telah dilarang, baik karena kurang memperhatikan rambu atau sengaja mencari jalan pintas. Tindakan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan tabrakan dengan kendaraan yang melaju dari arah berlawanan atau mengganggu arus lalu lintas yang telah ditetapkan.

Untuk menghindari kesalahan ini, pengendara harus lebih teliti dalam membaca rambu lalu lintas sebelum memasuki suatu jalan. Selain itu, pengendara harusnya tidak memaksakan diri untuk melanggar aturan demi alasan kenyamanan pribadi.

3. Tidak Mematuhi Rambu “Dilarang Parkir” dan “Dilarang Berhenti”

Rambu “Dilarang Parkir” dan “Dilarang Berhenti” memiliki perbedaan fungsi yang jelas tetapi sering kali diabaikan oleh pengendara.

  • Rambu “Dilarang Parkir” berarti kendaraan tidak boleh diparkir dalam waktu lama. Tetapi masih diperbolehkan berhenti sejenak untuk menurunkan atau menaikkan penumpang.
  • Rambu “Dilarang Berhenti” berarti kendaraan sama sekali tidak boleh berhenti. 

Namun, banyak pengendara yang tetap memarkir atau menghentikan kendaraan di tempat terlarang. Perilaku ini dapat menyebabkan gangguan arus lalu lintas dan potensi kecelakaan. Juga, kendaraan yang diparkir sembarangan dapat menghambat akses bagi ambulans, pemadam kebakaran, atau kendaraan darurat lainnya.

4. Mengabaikan Rambu Batas Kecepatan

Rambu batas kecepatan dibuat untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Rambu ini menentukan kecepatan minimum atau maksimum yang boleh digunakan di suatu jalan, berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi jalan, tingkat kepadatan lalu lintas, dan potensi bahaya di sekitar area tersebut.

Namun, banyak pengendara yang tidak mematuhi batas kecepatan, baik dengan melaju di atas kecepatan maksimum maupun berkendara terlalu lambat di bawah kecepatan minimum. Untuk memastikan keselamatan, pengendara harus selalu menyesuaikan kecepatan sesuai dengan batas yang ditetapkan dan kondisi jalan yang sedang dilalui.

5. Tidak Memahami Rambu “Wajib Belok”

Rambu “Wajib Belok” mengarahkan pengendara untuk berbelok ke arah tertentu di persimpangan atau tikungan. Rambu ini biasanya ditempatkan untuk menghindari persimpangan yang berbahaya atau mengatur kelancaran arus lalu lintas.

Namun, masih ada pengendara yang salah memahami rambu ini dan tetap melaju lurus atau berbelok ke arah yang tidak diperbolehkan. Kesalahan ini dapat menyebabkan tabrakan dengan kendaraan lain yang mengikuti aturan serta membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Untuk menghindari kesalahan ini, pengendara harus selalu memperhatikan arah panah pada rambu dan mengikuti arahan yang telah ditetapkan.

6. Kurangnya Kesadaran Terhadap Rambu Penyeberangan Pejalan Kaki

Rambu “Penyeberangan Pejalan Kaki” menandakan bahwa terdapat zona khusus bagi pejalan kaki untuk menyeberang. Area ini sering ditemukan di sekitar sekolah, pusat perbelanjaan, terminal, atau kawasan padat pejalan kaki lainnya.

Namun, banyak pengendara yang tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki meskipun mereka sudah berada di zebra cross atau area penyeberangan. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki.

Sebagai pengendara yang bertanggung jawab, kita harus selalu memperlambat kendaraan dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman saat melihat rambu ini.

Untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara, memiliki kendaraan yang andal dan aman sangatlah penting. Adapun, salah satu pilihan MPV yang dapat dipertimbangkan adalah Wuling New Confero S. Mobil ini dilengkapi dengan mesin 1.485 cc yang menghasilkan tenaga 107 PS pada 5.800 rpm dan torsi 142 Nm pada 3.800-4.400 rpm. 

Memahami dan mematuhi rambu lalu lintas adalah tanggung jawab setiap pengendara untuk memastikan keselamatan bersama di jalan raya. Tentu, menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam menafsirkan rambu lalu lintas yang telah dibahas diatas dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.

Wuling berkomitmen untuk menghadirkan kendaraan berkualitas tinggi dengan fitur-fitur unggulan yang mendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara. Dengan desain elegan, teknologi canggih, dan harga yang kompetitif, Wuling menjadi pilihan tepat bagi keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan andal dan stylish. Maka dari itu, ayo segera kunjungi dealer Wuling terdekat dan rasakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman dengan Wuling New Confero S!

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved