Prolog.co.id, Samarinda – Arus mudik Idulfitri 2025 di Samarinda mulai menunjukkan pergerakan. Pada Minggu, 23 Maret 2025, pelabuhan Samarinda mulai dipadati 1.698 pemudik yang akan berangkat menuju Parepare, Sulawesi Selatan.
Para pemudik dari Kota Tepian menuju Parepare berangkat menggunakan KM Prince Soya yang berkapasitas 1.700 orang. Keberangkatan ini menandai hari kedua beroperasinya Posko Angkutan Lebaran (Angleb) Terpadu di Pelabuhan Samarinda.
Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Samarinda, Capt. Ridha Rengreng, menyebut, kondisi arus mudik masih tergolong normal.
“Sejauh ini belum ada lonjakan. Jumlah penumpang masih sesuai kapasitas kapal, dan semuanya berjalan lancar,” ungkapnya saat di temui Pelabuhan Samarinda.
Ia memperkirakan lonjakan pemudik baru akan terjadi pada pertengahan pekan. “Puncak arus mudik diperkirakan terjadi Rabu dan Kamis. Karena itu, kami siapkan satu armada tambahan yang bisa diberangkatkan Jumat jika diperlukan,” jelas Ridha.
Adapun untuk potensi penumpukan penumpang diperkirakan relatif kecil. Pasalnya, pelabuhan lain seperti Bontang dan Balikpapan turut menjadi pilihan masyarakat untuk menyeberang ke Sulawesi. Selain itu adanya penambahan armada dan koordinasi antarpelabuhan, membuat arus mudik tahun ini diperkirakan akan berjalan tertib dan aman, tanpa penumpukan pemudik di pelabuhan.
“Pergerakan penumpang sudah mulai terlihat di pelabuhan lain. Ini sangat membantu mengurangi tekanan (jumlah pemudik) di Samarinda,” tutupnya.
(Mat)


