Prolog.co.id, Sleman – PSS Sleman akan menjamu PSM Makassar dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Liga 1 2024/2025 pada Sabtu 3 Mei 2025 malam, di Stadion Maguwoharjo. Namun, panitia pelaksana pertandingan (Panpel) memutuskan membatasi jumlah penonton hanya hingga 13 ribu orang demi alasan keamanan dan kenyamanan.
Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto, menjelaskan bahwa pembatasan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan aparat keamanan sebagai bagian dari tahap uji coba operasional Stadion Maguwoharjo yang baru kembali digunakan sebagai kandang PSS.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keamanan, kuota penonton ditetapkan sebanyak 13 ribu orang, mencakup seluruh tiket reguler dan undangan,” tuturnya Jumat 2 Mei 2025.
Menurutnya, pembatasan ini juga mempertimbangkan catatan evaluasi dari laga sebelumnya, termasuk insiden pelemparan botol yang berujung pada sanksi bagi klub.
“Jumlah penonton belum bisa ditambah karena kami masih dalam masa evaluasi. Kami terus mengimbau kepada seluruh pendukung PSS untuk menaati peraturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” tegasnya.
Panpel juga memberikan akses khusus kepada komunitas suporter untuk mengelola distribusi tiket di tribun timur dan selatan. Hal ini diharapkan bisa membangun kedisiplinan dan semangat positif dalam mendukung tim.
“Apresiasi juga kami berikan kepada rekan-rekan komunitas suporter. Kami tahu kerinduan mereka untuk mengawal PSS di Maguwoharjo setelah lama bermain di Solo. Maka kami tidak membuka tiket tribun timur dan selatan untuk umum dan dapat dibeli di komunitas suporter masing-masing,” bebernya.
Yuyud pun mengingatkan pentingnya tanggung jawab dari para penonton agar tidak memperjualbelikan kembali tiket yang telah dimiliki.
“Kami ingin suasana pertandingan tetap aman dan nyaman. Dukungan yang positif dari suporter akan sangat membantu PSS meraih hasil terbaik,” pungkasnya.
(Don)


