Disdamkarmatan Kukar Tetap Optimalkan Pelayanan di Tengah Efisiensi Anggaran

Terbit: 4 Maret 2025

Disdamkarmatan kukar
Kadis Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani.

Prolog.co.id, Tenggarong – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara terus berkomitmen memberikan layanan optimal bagi masyarakat.

Meskipun menghadapi keterbatasan dana, Disdamkarmatan Kukar tetap berupaya menjaga operasional pemadam kebakaran serta kesiapsiagaan bencana dengan strategi yang adaptif dan inovatif.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan sumber daya yang ada agar pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan. Ia memahami betul jika pemerintah memiliki banyak prioritas lain yang harus dipenuhi.

“Dukungan dari pemerintah kabupaten sebenarnya cukup besar. Namun, kita harus memahami bahwa prioritas pemerintah tidak hanya pemadam kebakaran. Wilayah kita luas, masih banyak kebutuhan lain seperti pembangunan dan perbaikan jalan yang juga membutuhkan perhatian,” ujarnya.

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Fida mengapresiasi upaya pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap operasional Disdamkarmatan.

“Kalau pemerintah tidak peduli, kita tidak akan sampai di titik ini. Namun, tentu kita tidak bisa meminta semuanya sekaligus. Semua dilakukan secara bertahap, dan perhatian yang diberikan sejauh ini sudah cukup besar,” tambahnya.

Menanggapi rencana efisiensi anggaran pada 2025, Fida menekankan bahwa instansinya tetap akan loyal terhadap kebijakan yang ada dan berusaha bekerja semaksimal mungkin dengan sumber daya yang tersedia.

“Seharusnya tahun 2025 kita mendapat tambahan anggaran untuk memenuhi beberapa kebutuhan, tetapi karena ada efisiensi, ya kita mengikuti keputusan tersebut. Ini bukan masalah suka atau tidak suka, tetapi bagian dari kebijakan nasional,” tegasnya.

Sebagai pimpinan, Fida meminta seluruh anggotanya tetap sabar dan fokus menjalankan tugas, meskipun dalam kondisi keterbatasan.

“Saya selalu menekankan kepada anggota saya untuk tetap menjalankan tugas dengan kemampuan yang ada. Kita tidak perlu ribut, tetap bekerja secara maksimal,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh dana operasional berasal dari anggaran pemerintah, sehingga penggunaannya harus dilakukan secara bijaksana sesuai aturan yang berlaku.

“Semua ini adalah uang negara, tidak ada dana pribadi di sini. Pemerintah sudah menunjukkan perhatian, jadi kita hanya perlu mengelolanya dengan baik,” tutupnya.

(Adv/Yah)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved