Prolog.co id, Ternate – Bermula dari debut di putaran kedua BRI Liga 1 2024/2025 bersama Malut United, Ahmad Wadil kini bersiap menapaki panggung yang lebih besar. Gelandang muda asal Parepare ini mendapat kepercayaan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U23, dan menjadi satu-satunya wakil dari klub asal Maluku Utara tersebut.
Pemanggilan ke pemusatan latihan yang berlangsung 20 Juni hingga 14 Juli 2025 di Jakarta menjadi momen penting dalam perjalanan karier Wadil. Ia pun tidak menutupi rasa bangganya.
“Saya sangat bersyukur dan merasa terhormat mendapat kesempatan mewakili Malut United di level timnas. Pemanggilan ini adalah impian setiap pemain muda di Indonesia,” ungkapnya.
Wadil akan berlatih bersama 29 pemain muda lainnya di bawah arahan pelatih Gerald Vanenburg untuk mempersiapkan tim menghadapi dua ajang penting: ASEAN U23 Cup 2025 (15–29 Juli) dan Kualifikasi Piala Asia U23 2026 (3–9 September).
Meski baru mencicipi atmosfer kompetisi profesional musim ini, pemain bernomor punggung 97 itu tampil cukup konsisten. Setelah mencatat debut saat Malut United menundukkan Persebaya Surabaya 2-0 di pekan ke-19, Wadil bermain dalam 14 laga, 13 di antaranya sebagai starter, dan turut menyumbang satu gol.
“Pemanggilan ini menjadi motivasi besar agar saya terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Tak sekadar menjadi bagian dari skuad, Wadil memasang target untuk mampu beradaptasi cepat dan mencuri perhatian pelatih.
“Target utama saya adalah bisa beradaptasi cepat, menyerap semua arahan dari pelatih, dan memberikan kontribusi positif di tim. Kalau diberikan kepercayaan, saya ingin membuktikan layak bersaing dan bisa menjadi bagian dari skuat Timnas U23 di turnamen ke depan.”
Di tengah sorotan pencapaiannya, Wadil tak lupa menaruh rasa hormat pada pihak klub yang membesarkannya.
“Saya akan berusaha maksimal, membawa semangat Maluku Utara, dan membanggakan Malut United di level nasional,” pungkasnya.
Langkah Wadil menjadi bukti bahwa talenta muda dari daerah seperti Maluku Utara mampu menembus persaingan nasional, asal dibarengi dengan kerja keras dan tekad yang kuat.
(Don)


