Pulau Kumala Tidak Dibuka untuk Wisata Malam, Tetap Tawarkan Spot Foto Estetik

Terbit: 14 April 2025

Pulau Kumala
Pulau Kumala, Tenggarong, Kukar.

Prolog.co.id, Tenggarong – Meskipun tidak dibuka untuk kunjungan wisata malam hari, Pulau Kumala di Kutai Kartanegara (Kukar) tetap menghadirkan pencahayaan estetik yang memperkuat daya tarik visual menjelang senja. Lampu-lampu di jalur penyeberangan dan jalan setapak kini menjadi salah satu spot favorit untuk swafoto para pengunjung.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menegaskan bahwa larangan wisata malam diterapkan demi alasan keselamatan, mengingat sebagian besar wilayah Pulau Kumala merupakan area hutan terbuka.

“Kalau malam kelihatan lampu penyeberangan, tapi memang tidak dibuka untuk kunjungan malam. Namanya hutan, pasti gelap dan berisiko, meski penerangan cukup terang,” jelasnya.

Meski tidak beroperasi pada malam hari, kawasan wisata ini tetap dipercantik dengan penerangan artistik, agar pengunjung yang datang saat sore dapat menikmati suasana dan mengabadikan momen di titik-titik yang estetik.

“Lampu-lampu itu kita tata untuk memperkuat kesan visual. Pengunjung bisa berswafoto dari berbagai sudut, baik dari luar maupun saat berada di dalam area Pulau Kumala,” tambahnya.

Selain pencahayaan, berbagai fasilitas penunjang juga telah disiapkan seperti sepeda listrik, sepeda santai, dan taman baru di dekat patung naga, salah satu ikon Pulau Kumala.

“Fasilitas seperti sepeda dan taman tematik sudah kami siapkan. Jalur pejalan kaki pun dilengkapi dengan lampu yang telah diperbaiki,” ujar Arianto.

Penataan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Dinas Pariwisata Kukar dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisata di Pulau Kumala, tanpa membuka akses malam hari yang dinilai berisiko.

(Adv/Yah)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved