Desa Segihan Andalkan BUMDes untuk Wujudkan Kemandirian Petani

Terbit: 20 April 2025

Desa Segihan
Sekdes Segihan, Setiono Anitabhakti.

Prolog.co.id, Sebulu – Pemerintah Desa Segihan terus berupaya memperkuat kemandirian petani dengan menjadikan BUMDes sebagai penyedia utama sarana produksi pertanian (saprotan). Strategi ini diyakini mampu mempermudah petani dalam mengakses kebutuhan pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan eksternal.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, mengatakan bahwa langkah ini menjadi bagian dari penguatan peran BUMDes dalam pembangunan desa, khususnya di sektor pertanian.

“Kami melihat BUMDes punya potensi besar untuk membantu petani dalam penyediaan pupuk dan alat pertanian. Ini bagian dari upaya kami agar produksi padi lebih optimal,” jelas Setiono.

Dengan luas lahan pertanian sekitar 100 hektare dan produktivitas rata-rata tiga ton per hektare, petani Desa Segihan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pasokan pupuk dan dampak perubahan iklim yang memengaruhi hasil panen.

Pemerintah desa juga tengah menjalin komunikasi dengan dinas pertanian serta perusahaan penyedia alat pertanian agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan petani memiliki akses yang lebih mudah terhadap sarana pertanian yang dibutuhkan, tanpa harus bergantung pada pihak luar yang terkadang sulit dijangkau,” tambahnya.

Tak hanya itu, program pelatihan dan pendampingan juga akan dijalankan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola pertanian berbasis teknologi dan ramah lingkungan.

“Kami berharap melalui langkah ini, petani di Desa Segihan bisa lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada pola pertanian tradisional. Dengan dukungan yang tepat, produktivitas pertanian bisa terus meningkat,” pungkas Setiono.

(Adv/Yah)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved