Pertanian dan Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi Sebulu di Tengah Minimnya Dukungan Infrastruktur

Terbit: 26 April 2025

Sebulu
Pertanian Kecamatan Sebulu, Kukar.

Prolog.co.id, Sebulu – Sektor pertanian dan perkebunan tetap menjadi fondasi utama ekonomi masyarakat Kecamatan Sebulu. Meski terdapat aktivitas tambang, dominasi komoditas pertanian seperti kelapa sawit hingga tanaman hortikultura masih menghidupi mayoritas warga.

Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, menyebutkan bahwa ketergantungan masyarakat pada pertanian masih tinggi.

“Pertanian dan perkebunan masih mendominasi perekonomian masyarakat. Meski ada sektor tambang, kontribusinya belum sebesar pertanian dan perkebunan,” ujarnya.

Namun, potensi besar ini belum dibarengi dengan fasilitas dan dukungan infrastruktur yang memadai. Masalah klasik seperti keterbatasan akses pasar dan fluktuasi harga hasil panen masih menjadi momok bagi petani.

Pemerintah kecamatan pun mencoba menjembatani persoalan tersebut melalui kerja sama strategis dengan koperasi serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami sedang menjajaki kerja sama dengan koperasi dan BUMDes agar pemasaran hasil pertanian lebih luas dan efisien,” jelas Nurul.

Pemerintah kabupaten juga telah menyalurkan bantuan berupa pupuk dan bibit, meski realisasinya belum bisa rutin dilakukan setiap tahun.

Tak hanya kelapa sawit, warga kini mulai mengembangkan pertanian hortikultura seperti cabai dan sayuran.
Namun, tantangan baru muncul dalam bentuk keterbatasan modal dan minimnya akses terhadap teknologi pertanian modern.

Nurul pun berharap dukungan lebih dari pemerintah daerah dan swasta untuk pelatihan serta permodalan.

“Jika ada program peningkatan kapasitas petani, seperti pelatihan teknologi pertanian dan akses permodalan, tentu hasil produksi bisa meningkat dan kesejahteraan petani lebih terjamin,” imbuhnya.

Dengan dorongan berkelanjutan, sektor pertanian dan perkebunan di Sebulu diyakini mampu tumbuh lebih pesat dan menopang ekonomi lokal secara berkelanjutan.

(Adv/Yah)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved