Prolog.co.id, Samarinda – Batalnya laga kontra Persib Bandung tak ingin terlalu lama dibahas oleh Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes. Juru taktik asal Brasil itu meminta anak asuhnya segera mengalihkan konsentrasi ke partai berikutnya melawan PSIM Yogyakarta.
Caoch Fabio mengakui, gagalnya pertandingan melawan Persib bukanlah hal yang ideal, sebab tim Pesut Etam telah mempersiapkan diri dengan maksimal. Namun situasi tersebut harus segera dihadapi dengan kepala dingin.
“Itu sudah di luar dari tangan pelatih. Itu situasi di seluruh Indonesia, jadi kita tidak bisa kontrol. Sebenarnya tidak bagus karena tim sudah persiapan untuk menghadapi Persib Bandung,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kini Borneo FC harus beradaptasi dengan cepat dan menatap lawan berikutnya. Fabio bahkan mengibaratkan kondisi ini layaknya seorang siswa yang harus belajar ulang karena jadwal ujian ditunda.
“Sekarang kita harus ubah pikiran karena lawan berikutnya adalah PSIM. Saya ibaratkan seperti di sekolah, kita belajar untuk ujian, tapi ujiannya dibatalkan. Jadi, kita harus belajar lagi untuk menghadapi ujian berikutnya,” jelasnya.
Persiapan tim sempat sedikit terganggu karena adanya jeda tak terduga. Namun Fabio memastikan seluruh pemain kini kembali difokuskan untuk melawan PSIM.
“Sebelum lawan Bandung, kami sempat memberi planning libur beberapa hari. Namun karena pertandingan batal, sekarang kita harus mulai lagi dan fokus untuk menghadapi PSIM,” tegasnya.
Sesuai jadwal, duel Borneo FC kontra PSIM Yogyakarta akan tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu 14 September 2025. Saat ini, Pesut Etam menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 9 poin dari 3 laga, sedangkan PSIM berada di peringkat keempat dengan 8 poin dari 4 pertandingan.
(Don)


