Prolog.co.id – Realisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2024 sebesar Rp 1,6 triliun menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kalimantan Timur bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu 28 Mei 2025.
Kabid BMD BPKAD Kaltim, Asti Fathiani, mengungkapkan bahwa Silpa tahun 2024 mencapai Rp 2,5 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 900 miliar telah dialokasikan untuk APBD 2025, sementara Rp 400 miliar direncanakan masuk dalam APBD Perubahan 2025.
“Dengan demikian, masih ada sisa sekitar Rp 1,6 triliun yang akan dikelola dalam kebijakan keuangan daerah berikutnya,” terangnya.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, menyebut pembahasan ini penting untuk memastikan pengelolaan Silpa benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Ia juga menyoroti perlunya keterlibatan langsung pimpinan OPD dalam rapat agar pembahasan lebih akurat.
“Silpa dan proyeksi APBD tidak bisa dibahas setengah-setengah. Kepala OPD harus hadir agar kami mendapat gambaran detail dan realistis,” tegasnya.
Selain membahas Silpa, rapat ini juga menjadi bagian awal dalam penyusunan APBD 2026. Sabaruddin menekankan bahwa pembahasan anggaran sebaiknya sudah aktif sejak pertengahan tahun agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
Menurutnya, koordinasi lintas komisi juga diperlukan karena perencanaan anggaran bersinggungan dengan hampir semua sektor.
“Ini tidak hanya menyangkut Komisi II, tapi seluruh komisi karena keterlibatan OPD yang luas,” tambahnya.
(Nng/Adv/DPRDKaltim)


