DPRD Soroti Infrastruktur Lambat, Pariwisata Kaltim Terkendala Akses

Terbit: 26 November 2025

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Prolog.co.id, Samarinda—DPRD Kalimantan Timur menyoroti lambannya pembangunan infrastruktur yang dinilai menjadi salah satu penghambat utama berkembangnya sektor pariwisata daerah. Jalan yang belum merata, fasilitas publik yang minim, hingga akses menuju destinasi yang masih sulit disebut membuat daya saing wisata Kaltim tertinggal.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas jika pemerintah ingin pariwisata tumbuh lebih cepat di berbagai wilayah.

Menurut dia, promosi besar-besaran tidak akan berdampak maksimal apabila aksesibilitas dan fasilitas dasar di lapangan belum siap.“Pariwisata sudah masuk visi Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Karena itu, percepatan infrastruktur pendukung wajib dimaksimalkan. Kami di DPRD akan terus mengawal,” tegas Subandi.

Ia menjelaskan, pengembangan pariwisata tidak cukup mengandalkan potensi alam atau gencarnya promosi digital. Transportasi yang layak, fasilitas publik yang nyaman, dan perencanaan jangka panjang menjadi kunci agar wisatawan merasa aman dan ingin kembali.Subandi menilai sektor wisata sebenarnya bisa memberi kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun potensi itu belum optimal selama persoalan infrastruktur belum dibenahi.“Akses menuju lokasi, area parkir, toilet, sampai kenyamanan kawasan—semuanya harus siap. Kalau tidak, wisatawan tentu berpikir dua kali sebelum datang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antarwilayah, termasuk di Berau yang punya destinasi bahari unggulan tetapi masih terganjal kondisi sejumlah ruas jalan menuju titik wisata.

Politikus PKS itu memastikan Komisi III menjadikan perbaikan infrastruktur wisata sebagai salah satu fokus pengawasan. DPRD, katanya, siap memberikan dukungan baik lewat regulasi maupun penganggaran agar program provinsi berjalan efektif.“Kalau infrastrukturnya dibenahi, pariwisata bergerak cepat dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(Nur/Adv)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

bisnis

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved