Andi Satya Soroti Tingginya Persaingan Kerja di Samarinda

Terbit: 12 Desember 2025

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra.

Prolog.co.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti kondisi ketenagakerjaan di Kaltim yang dinilainya masih memprihatinkan. Khusus di Samarinda, ia menilai angka pengangguran di lapangan belum sepenuhnya sejalan dengan data resmi yang menyebut tren penurunan.

Menurut Andi, realitas tersebut terlihat jelas dari tingginya animo pencari kerja pada setiap pembukaan lowongan. Ia mencontohkan proses rekrutmen di RS Mulya Medika Samarinda Seberang yang baru-baru ini ia pantau langsung.

“Di Samarinda, pengangguran masih sangat terasa. Katanya menurun, tapi di lapangan tidak begitu,” ujar Andi.

Ia mengungkapkan, saat rumah sakit tersebut membuka lowongan untuk dua posisi front office, jumlah pelamar yang masuk mencapai sekitar 1.400 orang. Padahal, posisi yang tersedia sangat terbatas.

Tak hanya itu, pada tahap awal rekrutmen untuk berbagai formasi, total pendaftar bahkan menembus angka lebih dari 10 ribu orang. Kondisi ini, menurutnya, menjadi gambaran nyata ketatnya persaingan kerja saat ini.

Andi menilai fenomena tersebut patut menjadi perhatian serius, terutama bagi generasi muda. Ia mengingatkan bahwa memasuki dunia kerja membutuhkan kesiapan keterampilan dan daya saing yang kuat.

“Ini realitas dunia kerja. Banyak yang ingin cepat lulus, tapi setelah itu harus siap menghadapi persaingan yang sangat ketat,” pesannya.

Ia juga menyinggung pengalaman para lulusan kedokteran yang, meski telah menyelesaikan pendidikan, tetap harus berjibaku mencari peluang kerja di tengah kompetisi yang tinggi.

“Dulu kami juga ingin cepat lulus. Tapi setelah itu, tetap dihadapkan pada pertanyaan mau bekerja di mana karena persaingan luar biasa,” katanya.

Terakhir, Andi mendorong pemerintah daerah agar lebih serius memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal. Langkah ini dinilai penting, terlebih dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menuntut kesiapan tenaga kerja terampil dari daerah.

(Nur/Adv)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

bisnis

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved