Ananda Moeis Dukung Optimalisasi 5.000 Posyandu di Kaltim, Tekankan Fungsi Bukan Sekadar Jumlah

Terbit: 17 Desember 2025

Pemerintah Provinsi Kaltim yang berupaya mengoptimalkan sekitar 5.000 posyandu di seluruh wilayah Benua Etam

Prolog.co.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ananda Emira Moeis menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi Kaltim yang berupaya mengoptimalkan sekitar 5.000 posyandu di seluruh wilayah Benua Etam.

Ia menekankan, keberadaan posyandu tidak cukup hanya dilihat dari jumlahnya, melainkan dari efektivitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.“Yang terpenting adalah apakah posyandu itu benar-benar bermanfaat bagi warga sekitarnya. Bukan sekadar banyak, tetapi fungsinya berjalan,” ujar Ananda.

Menurutnya, posyandu idealnya melayani tiga kelompok sekaligus, yakni ibu, anak, dan lansia. Dalam konteks penurunan angka stunting, Ananda menilai keberadaan tenaga ahli gizi menjadi faktor krusial yang perlu diperkuat.

Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk menambah formasi tenaga gizi di berbagai jenjang layanan kesehatan dasar. Politisi PDI Perjuangan itu menilai, upaya penanganan stunting tidak akan maksimal tanpa penguatan tenaga medis di lini terdepan, seperti posyandu dan puskesmas.

“Posyandu dan puskesmas adalah garda pertama yang menentukan cepat atau lambatnya deteksi masalah gizi dan tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Ananda mengingatkan, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan atau pertumbuhan fisik anak, tetapi juga menyangkut perkembangan otak yang berpengaruh terhadap kualitas generasi di masa depan.

Selain asupan gizi, ia menyoroti faktor lain penyebab stunting, mulai dari kesehatan remaja putri, kondisi ibu hamil, hingga sanitasi lingkungan.

Termasuk di dalamnya kualitas sarana mandi, cuci, kakus (MCK) rumah tangga yang dinilai masih perlu banyak pembenahan.“Kalau ingin generasi Kaltim tumbuh sehat dan cerdas, semua sektor harus bergerak bersama, tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Kesehatan,” tegasnya.

(Nur/Adv)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

bisnis

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved