Ajudan Bupati Kubar Dicopot dari Jabatannya Usai Penganiayaan Terhadap Sopir Truk

Terbit: 22 Desember 2023

Bupati Kutai Barat
Potongan video tindakan ajudan bupati kutai barat yang viral di media sosial.

Prolog.co.id, Kutai Barat – Serka Daniel alias DN, ajudan Bupati Kutai Barat (Kubar), dicopot dari jabatannya setelah terlibat dalam insiden penganiayaan terhadap seorang sopir truk beberapa waktu yang lalu. Daniel, yang merupakan anggota aktif TNI AD dan bertugas di Kodim 0912/Kutai Barat, menjalani pencopotan jabatan tersebut setelah video kekerasan tersebut menjadi viral di dunia maya.

Kolonel Kavaleri Kristiyanto, Kapendam VI Mulawarman, mengonfirmasi pencopotan jabatan Serka Daniel kepada media pasca peristiwa tersebut.

“Iya, itu adalah personel TNI AD aktif yang berdinas di Kodim 0912 Kubar. Saat ini yang bersangkutan memang sudah dinonaktifkan atau ditarik sebagai ajudan bupati,” kata Kolonel Kristiyanto pada Jumat (22/12).

Selain dicopot dari jabatannya sebagai ajudan Bupati Kubar, Serka Daniel juga sedang menjalani pemeriksaan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) di Samarinda.

“Kemudian (Serka Daniel) menjalani proses hukum di Denpom Samarinda, sampai hari ini masih diperiksa,” tambahnya.

Serka Daniel, selain menerima sanksi pencopotan jabatan, telah meminta maaf secara langsung kepada korban penganiayaan. Dalam pendampingan Dandim 0912 Kubar, Letkol Czi Eko Handoyo, Serka Daniel mendatangi kediaman sopir truk CPO bernama Andi Rahman untuk meminta maaf dan menyelesaikan kasus penganiayaan secara kekeluargaan.

“Pertemuan antara Dandim 0912 Kubar dengan korban sopir truk CPO dan keluarganya telah dilakukan malam tadi. Serka Daniel, beserta Dandim, meminta maaf atas kejadian yang terjadi sebelumnya, atau penganiayaan yang terjadi pada hari sebelumnya,” jelasnya.

Meskipun kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan berdamai, proses hukum terhadap Serka Daniel tetap harus dilanjutkan sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di dalam tubuh TNI.

“Dari pihak keluarga sudah menerima permintaan maaf tersebut, dan atas permintaan maaf tersebut, oknum DN ini juga bertanggung jawab bersedia memberikan biaya pengobatan atas luka yang diderita oleh korban,” tandas Kolonel Kristiyanto.

Sebelumnya, video viral di media sosial memperlihatkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh Daniel selaku ajudan Bupati Kubar, FX Yapan, terhadap sopir truk CPO di Kabupaten Kubar, Kalimantan Timur.

Aksi kekerasan tersebut terjadi setelah Daniel menemani Bupati Kubar, FX Yapan, dalam kampanye politik. Bupati Kubar, FX Yapan juga telah meminta maaf secara resmi kepada korban dan keluarganya, serta berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan atas luka yang dialami oleh korban.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved