Prolog.co.id, Samarinda – Akmal Malik kembali dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).
Pelantikan tersebut digelar sebab telah berakhirnya masa jabatan Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Kaltim.
Dalam kesempatan tersebut, Akmal Malik mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Mendagri atas kepercayaan yang diberikan untuk memperpanjang masa jabatannya.
Akmal Malik menyampaikan bahwa perpanjangan jabatannya sempat tertunda karena kesibukan Mendagri yang menyebabkan pelantikan baru bisa dilaksanakan dua hari setelah berakhirnya masa jabatan.
“Kami memahami kesibukan Bapak Mendagri, dan hari ini saya resmi dilantik kembali sebagai Pj Gubernur Kaltim setelah keterlambatan proses administrasi,” ujar Akmal pada hari Senin 7 Oktober 2024 di Jakarta.
Dia juga menjelaskan bahwa pesan utama dari Presiden RI yang disampaikan Mendagri adalah fokus pada pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim.
“Pembangunan IKN bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Kami harus memastikan tidak ada ketimpangan sosial dan kerjasama dengan Otorita IKN berjalan baik,” tambahnya.
Selain itu, Akmal menekankan pentingnya persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 agar berlangsung lancar.
Ia mengungkapkan bahwa tahap-tahap Pilkada di Kaltim sejauh ini berjalan baik, dengan penetapan Data Pemilih Tetap (DPT) oleh KPU serta deklarasi damai oleh pasangan calon. Namun, ia tetap waspada terhadap potensi kerawanan yang disebabkan oleh luasnya wilayah Kaltim dan tantangan logistik.
“Meski ada kerawanan, kami memaknainya sebagai ruang introspeksi dan kewaspadaan. Partisipasi pemilih harus dioptimalkan agar Pilkada dapat berlangsung sukses,” pungkas Akmal Malik.
Pelantikan kepala daerah terpilih direncanakan akan dilaksanakan pada Februari 2025, menandai transisi kepemimpinan yang diharapkan berjalan mulus.
(Mat)


