Prolog.co.id, Sleman – Dua laga uji coba tanpa gol menjadi alarm bagi Madura United FC jelang bergulirnya BRI Super League 2025/2026. Hasil minor ini membuat pelatih kepala, Angel Alfredo Vera, mengevaluasi secara serius sektor serangan timnya.
Dalam dua laga persahabatan yang digelar di Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Madura United menghadapi PSIM Yogyakarta dan PS Barito Putera. Namun sayangnya, Lulinha dan kawan-kawan gagal mencetak satu gol pun dan justru kebobolan dua kali.
“Evaluasinya cukup jelas, kami perlu lebih tajam di sepertiga akhir lapangan. Itu akan menjadi fokus kami dalam sesi latihan berikutnya,” ungkap Pelatih Alfredo Vera, yang pernah menukangi Persebaya Surabaya.
Pelatih asal Argentina itu mengakui bahwa sektor serang belum tampil sesuai ekspektasi, meski alur permainan mulai terbentuk. Oleh karena itu, sesi latihan ke depan akan difokuskan untuk mengasah penyelesaian akhir dan kreativitas di lini depan.
Sebelum kembali ke Pulau Garam pada awal Agustus, Vera berencana kembali menggelar satu laga uji coba tambahan. Ujian ini bukan hanya bertujuan mengukur ketajaman lini serang, tetapi juga menilai kesiapan tim secara keseluruhan.
“Tujuannya tentu untuk memaksimalkan ritme pertandingan para pemain, sekaligus menyempurnakan adaptasi terhadap pola permainan, yang diinginkan tim pelatih,” tambahnya.
Madura United dijadwalkan memulai kompetisi Liga 1 musim ini dengan menghadapi Persis Solo. Laga pembuka ini akan berlangsung di kandang mereka, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, pada Sabtu, 9 Agustus 2025.
(Don)


