Prolog.co.id, Samarinda – Perempuan menjadi salah satu kelompok masyarakat yang turut diperhatikan pemerintah. Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim pun memastikan akan memberi bantuan ekonomi ke 1.500 Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) pada 2024-2026.
Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan bahwa bantuan ekonomi yang diberikan kepada WRSE biasanya menyasar para ibu rumah tangga (IRT). Namun, para IRT itu juga berperan sebagai kepala keluarga dan masuk kategori miskin.
“Sampai saat ini, kami sudah memberi bantuan ekonomi untuk 535 WRSE. Berupa modal usaha,” ujarnya.
Pada 2023 misalnya, bantuan berhasil diberikan kepada WRSE dengan nilai bantuan per orang sebanyak Rp3 juta. Dinsos Kaltim menegaskan, harus ada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian WRSE lewat usaha ekonomi per orangan atau kelompok.
“Untuk 535 WRSE, kami sudah menyalurkannya di 10 kabupaten dan kota,” sambung Andi Ishak.
Dia mengatakan, bantuan ini juga sebagai wujud dukungan dari pemerintah, khususnya Pemprov Kaltim agar angka kemiskinan di Kaltim bisa ditekan.
Khusus bantuan ekonomi untuk WRSE, Dinsos Kaltim akan terus melanjutkannya sampai 2026. Ditargetkan, tiap tahunnya nanti ada 500 WRSE yang menerima bantuan di masing-masing daerah.
Dalam hal ini, pihaknya optimistis bahwa bantuan usaha ekonomi ini bisa menjadi cara agar para WRSE bisa bangkit dari kemiskinan. Pun Dinsos Kaltim juga bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltim untuk monitoring dan evaluasi usaha yang tengah berjalan.
“Kami mencoba untuk menstimulasi semangat berusaha mereka dengan memberikan bantuan ini,” jelas dia.
Menariknya, Dinsos Kaltim juga melibatkan pihak-pihak penerima manfaat bantuan usaha ekonomi itu melalui pameran UMKM. Sehingga, mereka bisa memasarkan dan mengenalkan produknya lebih luas.
“Diharapkan, bantuan-bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi yang menerima,” tandasnya. (Gia)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


