Prolog.co.id, Samarinda – Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Samarinda menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi petugas yang bertugas menginput data pada delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting melalui aplikasi web Bangda milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting di Samarinda dengan meningkatkan kinerja para petugas terkait.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Imam Gunadi, menjelaskan bahwa bimtek bertujuan untuk memberi pemahaman kepada petugas tentang tata cara pengisian data dan penggunaannya di aplikasi tersebut.
“Setelah diberikan penjelasan, petugas akan mengisi data-data pendukung yang dibutuhkan dalam aplikasi Bangda,” kata Imam pada hari Rabu 9 Oktober 2024.
Menurut Imam, angka stunting di Kota Samarinda telah mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Sumber Kesehatan Indonesia (SKI), angkanya turun dari 25 persen menjadi 24 persen.
“Meski begitu, target penurunan stunting yang ingin dicapai Baperida adalah 20 persen pada akhir 2024, meskipun target nasional ditetapkan pada angka 18 persen,” tuturnya.
Saat ini, Baperida sudah melaksanakan enam dari delapan aksi yang tercantum dalam program Bangda.
“Pengisian data untuk aksi ke-6 dan ke-7 masih dalam proses, dan diharapkan akan selesai hingga aksi ke-8 pada akhir 2024,” jelas Imam.
Pada kegiatan ini diikuti oleh petugas dari sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Samarinda yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting. Aksi-aksi tersebut mencakup analisis situasi, penyusunan data program, pelaksanaan rembuk stunting, pembinaan kader, hingga publikasi dan review hasil data, yang semuanya harus diinput dalam sistem Bangda.
Imam berharap, melalui kegiatan ini, para petugas dapat menginput data dengan baik dan akurat, sehingga upaya penurunan stunting di Samarinda bisa terus meningkat.
Saat ini, Samarinda berada di peringkat ke-6 dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur dalam hal penurunan stunting,” pungkasnya.
(Mat)


