BPSDM Kaltim Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II, Sekda Dorong Keberlanjutan dan Inovasi

Terbit: 1 November 2024

Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Pelaksanaan kegiatan PKN tingkat II (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Sebanyak 57 peserta, yang terdiri dari kepala dinas serta pejabat di instansi terkait, sukses mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang diselenggarakan di Kalimantan Timur.

Kegiatan ini digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Timur (Kaltim), dengan peserta yang datang dari berbagai daerah, termasuk di luar Kalimantan Timur.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, berharap agar pelatihan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya.

Menurutnya, BPSDM Kaltim telah membuktikan diri sebagai tempat yang layak untuk menjadi penyelenggara PKN II dengan penilaian yang sangat baik.

“Berdasarkan evaluasi, dari semua aspek, hasilnya sangat baik di atas 86, bahkan ada peserta yang meraih nilai 90,” ujar Sri Wahyuni, Jumat 1 November 2024.

Sri Wahyuni menjelaskan bahwa BPSDM Kaltim tengah mempersiapkan diri untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau Unit Pelaksana Teknis (UPT). Menurutnya, langkah ini akan memberikan BPSDM Kaltim fleksibilitas dalam menjalankan program pelatihan, termasuk dengan skema PNBP yang rencananya akan diintegrasikan melalui Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Keberadaan BPSDM Kaltim di dekat Ibu Kota Nusantara (IKN) juga menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta pelatihan. Hal ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdialog dengan Otorita IKN, menambah wawasan tentang pembangunan ibu kota baru.

“PKN di BPSDM Kaltim akan memberikan pengalaman berbeda karena ada peluang untuk berinteraksi dengan pihak Otorita IKN,” tambahnya.

Sebagai bentuk peningkatan kompetensi, PKN tingkat II menjadi kewajiban bagi Pejabat Tinggi Pratama untuk memenuhi standar kepemimpinan nasional.

“Seorang pemimpin di level ini harus memiliki kompetensi kepemimpinan nasional tingkat II. Pelatihan ini juga mengajak peserta untuk berkolaborasi lintas daerah dan instansi, sehingga cakupan kerja tidak hanya terbatas pada institusinya,” tandas Sri Wahyuni.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para pejabat dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan siap menghadapi tantangan baru, sejalan dengan visi pembangunan di Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved