Prolog.co.id, Samarinda – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) dan jajarannya menyampaikan hasil capaian kerja mereka sepanjang tahun 2023.
Salah satu capaian kerja yang menonjol adalah keberhasilan Kejati Kaltim menyelamatkan uang negara senilai Rp29 miliar. Capaian ini diraih melalui Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) yang menangani 42 penyelidikan, 34 penyidikan, 58 penuntutan, dan 66 eksekusi perkara.
Rinciannya, uang negara yang berhasil diselamatkan tersebut berasal dari barang rampasan sebesar Rp1,04 miliar, uang sitaan Rp11,15 miliar, denda Rp1,29 miliar, dan uang pengganti Rp5,74 miliar.
Selain itu, Kejati Kaltim juga berhasil menangani 107 perkara Perdata dari unsur Litigasi, Non Litigasi, Penegakan Hukum, Arbitase dan THL, serta 21 perkara Tata Usaha Negara dari unsur Litigasi, Uji Materil, Audit Hukum, dan Pelayanan Hukum.
“Jumlah uang yang dipulihkan melalui jalur Perdata sebesar Rp78,15 miliar. Jumlah uang yang diselamatkan melalui jalur Perdata sebesar Rp306,39 miliar,” kata Kepala Kejati Kaltim, Hari Setiyono di aula kantor Kejati Kaltim, Selasa (2/1/2024).
Di bidang Tindak Pidana Umum, Kejati Kaltim menangani 6.179 perkara dengan status Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), 5.183 perkara Tahap I, 5.622 perkara Tahap II, dan 4.783 perkara eksekusi.
“Penghentian penuntutan berdasarkan Restorative Justice sebanyak 76 perkara,” ujar Hari.
Selain memaparkan capaian kerja bidang, Hari juga menyampaikan bahwa fokus kerja jajarannya dikhususkan untuk pengamanan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Menjaga kondusifitas wilayah Kaltimtara yang kini jadi sorotan baik nasional maupun internasional, sepanjang 2023 juga sangat terjaga,” ujar Hari.
Kejati Kaltim juga berharap ada sinergi dengan awak media untuk mengawal kondusifitas hingga akhir Pemilu 2024.
“Pemilu serentak kami masuk dalam penegakan hukum terpadu (Gakkumdu), berita kondusif dari teman-teman juga sangat berpengaruh, agar berjalan baik dan lancar,” tegas Hari.
Kejati Kaltim berharap pesta demokrasi 5 tahunan ini berjalan baik dan intinya siap mendukung suksesnya penyelenggaraan Pemilu serentak.
“Yang namanya pesta demokrasi, kita ingin keputusannya baik sampai selesai dan terjaga kondusivitasnya,” pungkas Hari. (Redaksi Prolog)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


