Prolog.co.id, Samarinda – Belasan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Sambutan, Samarinda, dilarikan ke rumah sakit usai diduga mengalami keracunan makanan. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (25/1) pekan lalu, usai acara pelantikan KPPS Pemilu 2024 di salah satu tempat wisata di Sambutan.
Dugaan keracunan mencuat setelah mereka mengonsumsi nasi kotak berisi nasi goreng dan ayam goreng, yang panitia bagikan usai pelantikan. Para anggota KPPS yang diduga keracunan itu mengalami gejala diare, mual, hingga demam tinggi.
Komisioner KPU Samarinda, Dwi Haryono, mengatakan bahwa kondisi anggota KPPS tersebut berangsur membaik.
“Kami langsung memberikan informasi kepada anggota KPPS yang lain, jika mengalami keluhan-keluhan segera datang ke puskesmas, sehingga penanganannya cepat,” kata Dwi kepada wartawan di Samarinda.
Menanggapi insiden ini, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta setiap pihak penyelenggara untuk selalu memperhatikan penyediaan konsumsi agar hal serupa tidak kembali terjadi.
Andi Harun juga meminta tim PPS untuk tidak segan berkoordinasi dengan aparat pemerintah kelurahan.
“Dalam acara apapun selalu dicek dengan ketat terlebih dahulu. Apalagi tugas pemilu ini termasuk panjang sampai 28 Februari 2024,” tandasnya. (Day)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


