Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Dinamika Pilpres 2024: “Perahu Besar” Prabowo Subianto Menuju Panggung Politik

Terbit: 15 Agustus 2023

PAN mendukung Prabowo
Momen Golkar dan PAN dalam deklarasi Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bersama Prabowo Subianto. (Ist)

Prolog.co.id, Jakarta – Dinamika politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 semakin menarik perhatian dengan keputusan dua partai besar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar, untuk mengusung Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, sebagai calon presiden. Langkah ini menandai bergabungnya PAN dan Golkar ke dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), dengan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang telah bersekutu selama setahun terakhir.

Sebelumnya, PAN dan Golkar telah menjalin komunikasi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk membentuk koalisi Indonesia Bersatu. Namun, koalisi tersebut berakhir setelah PAN dan Golkar memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai capres, sedangkan PPP memilih untuk bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusung Ganjar Pranowo.

Keputusan PAN mendukung Prabowo sebagai capres merupakan kelanjutan dari tradisi yang telah dijalankan sejak 2014. Partai ini telah secara konsisten mengusung Prabowo dalam Pilpres 2014, Pilpres 2019, dan kini menuju Pilpres 2024.

Dengan dukungan dari empat partai pendukungnya, yaitu Golkar, Gerindra, PKB, dan PAN, Prabowo Subianto memiliki dominasi di DPR RI dengan menguasai 265 kursi atau 46% dari total jumlah kursi. Ini mengungguli dua calon presiden lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Dinamika politik terkini juga memperlihatkan bahwa partai-partai koalisi pemerintahan Joko Widodo terbagi menjadi tiga poros dukungan capres dalam Pilpres 2023. PDIP dan PPP mendukung Ganjar Pranowo, sementara Golkar, Gerindra, PKB, dan PAN mendukung Prabowo Subianto. Di sisi lain, Partai Nasdem mendukung Anies Baswedan.

Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra dan calon presiden dari KKIR, mengakui bahwa bergabungnya Golkar dan PAN ke dalam koalisi adalah bagian dari tim pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal ini menunjukkan kesatuan dalam perjalanan pembangunan bangsa.

“Kami tidak malu-malu mengatakan bahwa kami adalah bagian dari tim pemerintahan yang dipimpin oleh Bapak Insinyur Haji Joko Widodo,” ujar Prabowo dalam pidato usai mendapatkan dukungan dari Golkar dan PAN.

Deklarasi dukungan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh seperti Airlangga Hartarto (Ketua Umum Partai Golkar), Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN), dan Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), yang semuanya memiliki jabatan strategis dalam pemerintahan Jokowi.

Dukungan dari Partai Golkar kepada Prabowo Subianto didasari pada kesamaan latar belakang dan pandangan dalam memajukan pertumbuhan ekonomi nasional. Begitu pula dengan PAN yang telah bekerja sama selama 10 tahun bersama Prabowo dalam politik dan percaya bahwa Prabowo dapat meraih kemenangan kali ini.

Sementara itu, Airlangga mengungkapkan bahwa partainya memberikan dukungan kepada Prabowo karena keduanya lahir dari Partai Golkar, membagikan latar belakang yang sama. Selain itu, keputusan tersebut diambil sejalan dengan komitmen Partai Golkar untuk meneruskan pencapaian Presiden Jokowi dalam dekade terakhir, terutama dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kepemimpinan 10 tahun mendatang memiliki arti yang besar, dan Partai Golkar melihat bahwa kepemimpinan Prabowo Subianto sangat sesuai untuk membantu Indonesia keluar dari perangkap pendapatan menengah,” ungkap Airlangga.

Di sisi lain, Zulkifli Hasan menunjukkan dukungan terhadap Prabowo karena kolaborasi mereka selama 10 tahun dalam dunia politik. Meskipun mengalami kekalahan dalam dua Pemilu sebelumnya, PAN memiliki keyakinan bahwa kali ini Prabowo akan berhasil dalam persaingan.

“Kami telah berjalan bersama dengan Prabowo selama 10 tahun. Dalam situasi seperti ini, mengapa tidak bersabar sedikit? Kami yakin bahwa perjuangan yang telah berlangsung selama 10 tahun akan membuahkan hasil,” tegas Zulkifli Hasan.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved