Prolog.co.id, Samarinda – Selama bulan Ramadan tahun 1445 H, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengimbau kepada para pedagang untuk memprioritaskan kebersihan produk yang dijual.
Kepala Dinkes Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan setiap tahun selama bulan Ramadan keberadaan pasar Ramadan menjadi magnet bagi masyarakat untuk memburu berbagai hidangan berbuka puasa. Untuk itu dia berpesan kepada para pedagang agar tetap memperhatikan kebersihan dagangannya, terutama produk makanan.
“Maka dari itu penting sekiranya untuk (pedagang) menjaga kebersihan dalam setiap tahap pengolahan makanan dan minuman,” ucap Jaya Mualimin, Selasa (19/3).
Jaya juga mengingatkan para pedagang tentang risiko keracunan makanan akibat kelalaian dalam menjaga kebersihan. Hal ini untuk memastikan bahwa hidangan yang dijual selama Ramadan tetap terjaga kebersihannya serta aman untuk dikonsumsi.
“Makanya kita mengajak pedagang untuk lebih peduli dan meningkatkan kesadaran akan kualitas produk yang mereka jual,” tuturnya.
Pun demikian bagi para pembeli yang harus peka terhadap produk yang dibeli. Menurut Jaya, meskipun mayoritas setiap rumah tangga di Kaltim telah memenuhi standar kebersihan dalam pengolahan makanan, langkah mencegah perlu dilakukan. Berlaku bagi semua pihak, baik pedagang maupun masyarakat.
“Kita melihat bahwa masyarakat Kaltim saat ini banyak yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk berdagang dan tidak hanya untuk berbuka puasa tetapi juga untuk sahur,” tambahnya.
Jaya mengharapkan bahwa kesadaran akan kebersihan tidak hanya dimiliki oleh pedagang, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kaltim, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat selama bulan Ramadan.
“Dengan kesadaran dan kolaborasi bersama, kita terus memastikan bahwa makanan dan minuman yang dijual dan disajikan para pedagang terjamin kebersihannya, sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat selama bulan Ramadan tahun ini,” tandasnya. (Mat)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


