Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur kembali menyiapkan gelaran acara tahunan mereka untuk melestarikan adat di Bumi Mulawarman.
Dengan tajuk Anugerah Kebudayaan Kaltim jilid II, pemerintah mengharapkan agar para kaula muda bisa antusias mendaftarkan diri sebagai penerus budaya di Kaltim.
Pendaftaran pun rencana akan dibuka hingga 30 Juni 2023 mendatang. Sedangkan pelaksanaannya pada Oktober 2023.
Untuk menarik minat para peserta, pada saat ini Disdikbud Kaltim tengah gencar melakukan sosialisasi. Selain untuk mencari minat, tujuannya juga untuk mempersiapkan para calon peserta.
“Sosialisasi ini dilakukan di Bontang, Kutim, Kubar, Balikpapan, dan selanjutnya ke Mahulu,” Priangga Wicaksana dari Bidang Kebudayaan Disdikbud Kaltim.
Lanjut dijelaskannya, sasaran peserta pada kegiatan ini mulai dari seniman, pemerhati seni, penari, lembaga adat, musisi, sejarawan, sastrawan, pelestari, hingga kreator. Tak hanya di Samarinda, sosialisasi juga dilakukan diberbagai kota dan kabupaten yang ada di Kaltim.
Berkaca dari gelaran sebelumnya, Priangga menyebut sedikitnya ada 40 peserta yang mendaftarkan diri. Namun karena proses seleksi yang ketat, puluhan pendaftar akhirnya dikerucutkan hanya menjadi 8 orang dengan 10 kategori ajang pelestarian budaya tersebut.
“10 kategori itu yakni Pelestari Manuskrip, Pelestari Permainan Rakyat, Pelestari Tradisi Lisan, Pelestari Adat Istiadat, Pelestari Cagar Budaya, Sejarahwan Daerah, Kreator Pelopor Seni Musik Daerah, Seni Musik Rupa, hingga Teater Film Daerah,” bebernya.
Saat pelaksanaan tahun ini, Priangga berharap bahwa minat kaula muda bisa lebih antusias mendaftarkan dirinya. Sebab, para kaula muda diharap akan menjadi penerus yang melestarikan kebudayaan Kaltim.
“Bagi yang ingin mendaftar silahkan mumpung masih ada waktu,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur Mulyono menyambut baik adanya sosialisasi Anugerah Kebudayaan Kaltim II yang dilaksanakan di tempatnya.
Pada ajang tersebut, Mulyono menyebut kalau peran Disdikbud Kaltim pada agenda ini sangat krusial. Karena terdapat salah satu dari 5 misi yakni, mewujudkan masyarakat yang berbudaya, berakhlak mulia, dan bersatu.
“Indonesia terkenal dengan seni dan budayanya, untuk itu melestarikan senibudaya merupakan tugas kita masing-masing sebagai anak bangsa,” singkatnya.
(ADV/Disdikbud Kaltim)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


