Disnakertrans Kaltim Bakal Berikan Sertifikasi Kompetensi Bagi Pekerja Konstruksi Lokal

Terbit: 26 Februari 2024

Sertifikasi Kompetensi
Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi. (Gia/Prolog)

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim bakal memberikan sertifikasi untuk pekerja yang bergerak di bidang konstruksi hingga 2026 nanti. Tenaga kerja konstruksi lokal yang bersertifikat sangat krusial untuk mendukung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi mengatakan, sertifikasi yang diberikan kepada pekerja konstruksi itu mengartikan ada penambahan kapasitas atau kompetensi. Kemudian setelah diuji, pekerja konstruksi yang bersangkutan akan diberi sertifikasi sesuai jenjang keahliannya.

“Ada ribuan pekerja konstruksi yang akan disertifikasi konstruksinya. Setelah diuji, mereka akan diberikan sertifikasi sesuai dengan jenjang keahliannya dalam Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara berjenjang,” jelas Rozani, Senin (26/2).

Dia mengatakan, pekerja konstruksi yang nantinya mengantongi sertifikasi, akan memiliki keahlian yang sudah terbukti. Selain itu, pekerja terkait juga dipastikan mempunyai daya saing yang lebih baik di pasar tenaga kerja.

“Dengan geliat pembangunan IKN, kami berharap akan ada banyak tambahan tenaga kerja Kaltim yang beraktivitas di sana. Termasuk di daerah pendukung yang ada kaitannya secara langsung atau tidak langsung dengan aktivitas di IKN,” sambungnya.

Di sisi lain, Disnakertrans Kaltim juga didukung oleh UPTD yang bertugas untuk mengembangkan kompetensi oleh Balai Latihan Kerja (BLK) industri. Dia menyebut, balai tersebut sudah pasti memetakan keperluan industri dengan pelatihan yang tersedia.

Tak hanya itu, BLK juga berkoordinasi dengan dunia industri. Hal ini untuk menyalurkan para peserta pelatihan yang terlibat dan lulus pelatihan bisa segera mendapat penempatan kerja dan sertifikasi kompetensi.

“Kami sesuaikan keperluannya dan kebutuhannya. Kami juga mencoba merekrut bersama-sama melibatkan dunia industri,” ungkapnya lagi.

Ke depan, Rozani juga optimistis bahwa akan ada peningkatan sumber daya pekerja di Kaltim. Oleh sebab itu, pihaknya juga terus berupaya agar angka pengangguran terbuka di Kaltim bisa terus ditekan.

Apalagi dengan hadirnya IKN, angka pengangguran terbuka itu diharapkan bisa terus berkurang. Apalagi, saat ini banyak perusahaan yang tengah melaksanakan kegiatan untuk pembangunan IKN.  

“Tentu mereka akan mudah untuk diserap oleh perusahaan-perusahaan pemberi kerja yang saat ini sedang melaksanakan kegiatan atau beraktivitas dalam pembangunan IKN,” tandasnya. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved