Disperindagkop dan UKM Kaltim Sebut Belum Semua Daerah Bisa Laksanakan Operasi Pasar Murah

Terbit: 29 Februari 2024

Operasi pasar murah
Ilustrasi pelaksanaan operasi pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (Gia/Prolog)

Prolog.co.id, Samarinda – Operasi pasar murah diharapkan bisa terlaksana di seluruh kota dan kabupaten se-Kaltim. Salah satu daerah yang belum menggelar operasi pasar murah adalah Paser. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kaltim, Heni Purwaningsih mengatakan tiap kabupaten dan kota bisa membuat surat permohonan untuk bantuan pelaksanaan operasi pasar murah.

Heni mengatakan, dalam konteks ini, Pemprov Kaltim merupakan fasilitator dan koordinator untuk mendorong peaksanaan operasi pasar murah. Tujuannya tentu agar ketersediaan bahan pokok tetap stabil.

“Seperti beberapa daerah yang sudah jalan operasi pasarnya Balikpapan, Samarinda, Kutai Barat (Kubar), dan beberapa daerah lainnya sudah melaksanakan operasi pasar murah,” jelas Heni baru-baru ini.

Untuk daerah yang belum melaksanakan operasi pasar murah seperti Paser, ke depan pihaknya berencana untuk memprioritaskan operasi pasar yang digerakkan oleh pemerintah daerah setempat atau Pemprov Kaltim di 4 daerah.

“Hal ini sebagai pemantauan indeks harga konsumen (IHK) guna perhitungan inflasi, seperti di Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Berau,” lanjut Heni.

Samarinda, Balikpapan, dan Berau diketahui sudah mulai melaksanakan operasi pasar murah. Sedangkan PPU, dalam waktu dekat ini diperkirakan juga akan melakukan hal yang sama.

Diakui Heni, pihaknya masih mempunyai keterbatasan dalam pelaksanaan operasi pasar murah. Walhasil, ada batasan kegiatan yang bisa didukung oleh Pemprov Kaltim.

“Untuk pelaksanaan operasi pasar murah yang jelas volumenya bisa dilaksanakan 1 hingga 2 kali tiap-tiap daerah dan ini yang mampu di fasilitasi provinsi, tetapi oleh kabupaten kota bisa dilaksanakan lebih dari 1 kali,” ucap dia.

Sebagai contoh, Samarinda sudah berhasil menggelar operasi pasar murah sebanyak 5 kali. Pun pihaknya berharap operasi pasar murah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapat kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan di rumah,” tandas Heni. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved