DKP3A Kaltim Ajak Masyarakat untuk Aktif Lapor Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Terbit: 8 Februari 2024

DKP3A Kaltim
Kepala DKP3A Kaltim, Noryani Sorayalita. (Humas Pemprov)

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim mengajak semua masyarakat Kaltim agar menaruh perhatian ketika mengetahui kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Pelaporan kasus perlu melibatkan masyarakat secara umum.

Dijelaskan Kepala DKP3A Kaltim, Noryani Sorayalita bahwa pihaknya memiliki Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA). Melalui sistem tersebut, masyarakat bisa melakukan aduan jika terjadi kekerasan dan pihaknya akan segera merespons.

Noryani berharap, masyarakat bisa melaporkan kasus melalui wadah resmi yang sudah pihaknya sediakan. Dia menegaskan, kehadiran Simfoni PPA tentu sebagai langkah awal dalam memberikan perlindungan bagi korban kekerasan perempuan maupun anak.

“Hal ini tentu mengingatkan bahwa kekerasan bukanlah masalah sepele dan pendekatan pencegahan serta pemahaman yang mendalam perlu ditingkatkan,” jelas Noryani.

Mengentaskan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak memang masih menjadi PR besar yang terus dilakukan oleh DKP3A Kaltim. Oleh sebab itu, diawali dengan laporan yang masuk, maka pihak pemerintah dan masyarakat sudah satu langkah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman kekerasan.

Noryani juga menegaskan, pihaknya ingin ada peningkatan kesadaran di tiap lapisan masyarakat. Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi langkah signifikan untuk menekan angka kekerasan.

“Kita akan terus libatkan masyarakat dalam sosialisasi dan pendekatan preventif,” tegasnya.

Jika angka kekerasan anak dan perempuan bisa ditekan, maka bukan tak mungkin Kaltim bisa membuat lingkungan yang aman. Otomatis, hak-hak anak dan perempuan juga bisa terlindungi.

Sebagai informasi, mulai Juli 2022-Juni 2023, DKP3A Kaltim mencatat ada 133 anak yang jadi korban kekerasan seksual. 90 persen di antara pelaku kekerasan itu adalah keluarga korban sendiri. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved