DPKH Kaltim Siapkan 10 Ribu Dosis Vaksin Antisipasi Penyakit Kuku dan Mulut pada Hewan Ternak

Terbit: 14 Januari 2025

DPKH
Ilustrasi hewan ternak. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur mulai mengambil langkah antisipasi setelah merebaknya kasus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Sebanyak 10 ribu dosis vaksin disiapkan DPKH Kaltim untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut pada tahun 2025.

Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan, menyatakan vaksin tersebut akan didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Kaltim dengan dukungan Balai Veteriner Banjarbaru.

Ia menegaskan bahwa PMK bukanlah penyakit baru di Kaltim, mengingat kasus pertama kali terdeteksi pada tahun 2022 melalui jalur darat.

“Kami terus belajar dari kasus sebelumnya untuk meningkatkan langkah pencegahan. Tahun lalu, terdapat 132 kasus PMK di Kaltim, di mana 83 ekor hewan berhasil sembuh, 15 ekor kambing mati, dan 30 ekor sapi dipotong,” jelas Fahmi.

Fahmi juga menekankan bahwa meskipun PMK tidak menular kepada manusia, penyakit ini menyebabkan luka pada kuku dan mulut hewan, sehingga memengaruhi nafsu makan dan produktivitas ternak.

“Penyakit ini tercatat menyebar di Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan, dengan sumber infeksi dari hewan yang masuk dari luar daerah,” terangnya.

Sebagai langkah pencegahan, DPKH Kaltim telah melakukan vaksinasi sebanyak 114.886 dosis pada tahun lalu, termasuk pemberian vaksin booster setiap enam bulan. Fahmi memastikan stok vaksin dari tahun 2024 akan ditambah sesuai kebutuhan pada tahun 2025.

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat mengendalikan penyebaran PMK di Kaltim, sehingga peternak tidak mengalami kerugian besar,” tutup Fahmi.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved