Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

DPRD Kaltim Minta Bankaltimtara Perluas Program Kredit untuk Melawan Rentenir

Terbit: 21 November 2023

Program Kredit
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Agiel Suwarno yang mengharapkan pihak Bankaltimtara bisa memperluas program kredit untuk melawan rentenir. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Agiel Suwarno berharap, Bankaltimtara memperluas program kredit melawan renternir dengan bunga nol persen kepada seluruh Kabupaten atau Kota yang ada di Kaltim.

“Komisi II telah menyetujui pemenuhan modal Rp3,5 triliun ke Bankaltimtara. Jadi sebisanya Bankaltimtara bisa menerapkan program kredit melawan rentenir sebagaimana diterapkan di Samarinda dan Kutai Kartanegara,” jelasnya.

Agiel berpendapat bahwa program kredit melawan renternir tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, secara khusus bagi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan modal usaha tanpa terbebani dengan bunga yang tinggi.

Diungkapkan olehnya, program kredit melawan renternir tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam memantapkan sektor perekonomian Kaltim. Terlebih lagi, di masa pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) saat ini.

“Kita harap ekonomi Kaltim dimantapkan, jangan hanya dukungan ke korporasi yang besar saja, yang kecil semacam UMKM juga harus bertumbuh, apalagi yang ada hubungan dengan pertumbuhan IKN, biar jelas uang beredar ke mana,” ujar Agiel.

Contoh yang diberikan oleh Agiel yaitu, ada program Kredit Bertuah di Samarinda. Selanjutnya, program yang sama jenisnya pun diimplementasikan di Kutai Kartanegara dengan nama Kredit Kukar Idaman. Ia memiliki harapan agar program tersebut dapat diimbau kepada sepuluh total Kabupaten atau Kota lainnya yang ada di Kaltim.

“Yang di Kutai Timur, Berau, Bontang, kredit tanpa bunga belum ada. Padahal, di sana pertumbuhan ekonomi ditunjang pertambangan dan perkebunan cukup besar. Itu butuh UMKM memenuhi kebutuhan di perkebunan dan pertambangan. Tenaga kerja banyak, kebutuhan pokok dan sebagainya sangat luar biasa,” ujarnya.

Agiel menambahkan bahwa Bankaltimtara pun mesti memberikan dukungan kepada pengusaha kecil yang membutuhkan peralatan penunjang usaha, seperti sektor percetakan, dengan memberikan kredit tanpa bunga atau bunga rendah.

“Pengusaha kecil banyak membutuhkan di daerah. Misalnya, ada pasar di Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur, peredaran uang sampai sehari bisa Rp4-5 miliar. Yang dulunya pasar kecil tapi dikelilingi oleh perkebunan sawit yang penduduknya pekerja banyak, jadi luar biasa,” tuturnya.

Ia melanjutkan, Bankaltimtara dengan penyertaan modal baru pastinya dapat diimbau dalam segi pengembangan fasilitas UMKM. Bankaltimtara tidak dilarang oleh pihak Agiel dalam memberikan dukungan kepada korporasi besar berdasarkan pertimbangan tertentu.

“Tapi UMKM juga harus dibantu. Tentu ada nilai tambah kalau jalan bersamaan, dengan begitu semuanya dapat manfaat bersama,” tandasnya. (kit/adv/dprdkaltim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved