DPRD Kaltim Optimis PAD Kaltim 2023 Meningkat

Terbit: 19 Januari 2023

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono.

Prolog.co.id, Samarinda DPRD Kaltim optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2023 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diutarakan Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono.

Politisi partai Golongan Karya (Golkar) ini optimis dapat menggenjot semua lini untuk meningkatkan PAD Bumi Etam. Seperti, melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

Menurutnya, naiknya PAD akan berdampak pada kesejahterahan masyarakat. Cakupan pembangunan infrastruktur juga dapat meningkat dan jauh lebih merata.

“Pemerintah bisa punya ruang yang lebih luas lagi jika PAD meningkat. Pemerintah bisa membangun Kaltim lebih baik lagi kedepannya,” kata Nidya Listiyono.

Dirinya turut mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk aktif menggerakkan masing-masing OPD dalam mendukung peningkatan PAD. Diantaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim yang menjadi salah satu kantong pendapatan dari pajak.

“Saya mendorong Bapenda Kaltim untuk terus bergerak. Agar bisa collect pajak, baik dari kendaraan dan air permukaan, rokok, cukai dan seterusnya meningkat. Pada 2023 ini, kita optimis PAD Kaltim meningkat hingga lebih Rp 20 triliun,” ucapnya.

Legislator Dapil Kota Samarinda ini beranggapan pada tahun 2023 ini ekonomi akan semakin membaik. Dibandingkan dua tahun terakhir ketika masa pandemi melanda. Pemulihan ekonomi pun ditunjang dengan adanya pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun dianggap menjadi angin segar.

“PPKM sudah dicabut secara Nasional. Bukan berarti kita tidak waspada. Tetapi intinya bahwa proses perekonomian kita bisa melaju lebih kencang lagi,” ucapnya optimis.

Diharapkan, pergerakan ekonomi dan seluruh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa jauh lebih leluasa. Sehingga roda perekonomian Kaltim bisa berputar lebih cepat. Jika hal tersebut terjadi, maka turut mempengaruhi taraf hidup dan kesejahteraan masyaraka.

“Ujungnya bisa menyebabkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kaltim meningkat. Kita berharap 2023 nanti APBD bisa melonjak diatas Rp 20 triliun. Itu poinnya,” harap Nidya Listiyono.

Selain itu, Nidya Listiyono juga mendorong agar nantinya Perda Pemanfaatan Aliran Sungai di Kaltim bisa menjadi satu sektor.

“Kemudian bisa kita tingkatkan. Dampaknya, kita bisa menaikkan PAD,” tutupnya.

(Jro/adv/DPRDKaltim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved