Prolog.co.id — DPRD Provinsi Kalimantan Timur menegaskan dukungannya terhadap program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran narkotika di wilayah Kaltim. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, saat menghadiri Rapat Forum Komunikasi Terpadu P4GN dan Prekursor Narkotika (Forkom Terpadu P4GN) di ruang rapat Tepian II, Kantor Gubernur Kaltim.
Rapat yang dipimpin Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari aparat keamanan, penegak hukum, hingga organisasi masyarakat. Forum membahas strategi koordinasi lintas sektor untuk mengatasi tantangan penyalahgunaan narkotika di wilayah yang memiliki akses darat, laut, dan udara yang luas.
Ananda menekankan perlunya pengawasan terpadu dan sinergi antar-lembaga agar pencegahan dan penindakan dapat berjalan efektif. DPRD Kaltim, menurutnya, akan mendukung program-program rehabilitasi dan pencegahan, termasuk penguatan Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang digagas oleh BNN, melalui optimalisasi anggaran APBD.
“Pengawasan tidak bisa dilakukan secara parsial karena wilayah Kaltim sangat luas. Semua pihak harus bersinergi untuk memberantas peredaran narkoba,” ujar Ananda.
Gubernur Rudy Mas’ud menyambut positif dukungan DPRD Kaltim. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan.
Rapat Forkom Terpadu turut dihadiri Dirnarkoba Polda Kaltim, Plt Aspidum Kejati Kaltim, Kabinda Kaltim, Danlanal Balikpapan, Danlanud Dhomber Balikpapan, serta perwakilan pegiat anti-narkoba dan organisasi masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin diperkuat, diharapkan program pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kaltim dapat lebih efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
(Nng/Adv/DPRDKaltim)


