DPRD Kaltim Soroti Pengelolaan Hotel Blue Sky, Aset Daerah di Jakarta yang Berkontribusi bagi PAD

Terbit: 26 Juni 2025

DPRD Kaltim
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, saat melakukan kunjungan kerja ke Hotel Blue Sky di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Prolog.co.id — Aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berupa Hotel Blue Sky di Jakarta menjadi perhatian Komisi II DPRD Kaltim dalam kunjungan kerja yang dilakukan baru-baru ini. Hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Wisma Kaltim tersebut kini berkembang menjadi unit usaha perhotelan yang dikelola melalui kerja sama antara BUMD Kaltim, PT Mustika Bina Swadaya (MBS), dan PT Blue Sky.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menilai keberadaan aset tersebut sebagai bukti bahwa properti milik daerah dapat dikelola secara produktif serta memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.

“Awalnya aset ini adalah Wisma Kaltim. Kini telah berkembang menjadi hotel yang dikelola melalui skema kerja sama dan terbukti mampu bertahan di tengah persaingan industri perhotelan di Jakarta,” ujar Firnadi.

Ia menyebut keberhasilan Hotel Blue Sky bertahan hampir 15 tahun sejak beroperasi pada 2009 merupakan pencapaian penting. Menurutnya, pengelolaan aset di ibu kota bukanlah hal mudah karena persaingan yang sangat ketat.

Manajemen hotel, kata Firnadi, saat ini juga tengah melakukan renovasi dan peningkatan fasilitas guna menjaga daya saing di pasar. “Kami mendapat laporan bahwa PT Blue Sky Pandurata sedang melakukan pembaruan agar hotel tetap kompetitif. Ini penting untuk menjaga nilai aset sekaligus pendapatan yang dihasilkan,” tambahnya.

Firnadi menegaskan bahwa kontribusi hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup signifikan, yakni mencapai sekitar Rp900 miliar per tahun. Ia menilai pencapaian ini menunjukkan bahwa aset daerah memiliki potensi besar jika dikelola secara serius.

“Aset ini terbukti mampu menyumbang secara langsung bagi APBD Kaltim. Ke depan, kami mendorong agar skema kerja sama terus ditingkatkan, termasuk peninjauan porsi pembagian hasil, agar kontribusinya terhadap PAD semakin optimal,” pungkasnya.

(Nng/Adv/DPRDKaltim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved