DPRD Kaltim Soroti SMA Masih Beli Buku Fisik, Infrastruktur Digital Dinilai Belum Siap

Terbit: 10 Desember 2025

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Prolog.co.id, Samarinda—Masih ditemukannya sekolah menengah atas (SMA) yang membeli buku pelajaran fisik menjadi sorotan DPRD Kaltim. Padahal, kurikulum pendidikan saat ini telah mengarahkan penggunaan buku elektronik (e-book) sebagai standar pembelajaran.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai kondisi tersebut mencerminkan belum siapnya infrastruktur digital di sejumlah sekolah. Menurutnya, jika fasilitas pendukung sudah memadai, sekolah seharusnya tidak lagi bergantung pada buku cetak.

“Seharusnya SMA sudah tidak membeli buku lagi. Penggunaan e-book dan fasilitas digital mestinya sudah berjalan,” tegas Agusriansyah.

Ia menjelaskan, masih digunakannya buku fisik mengindikasikan adanya kebutuhan dasar yang belum terpenuhi, mulai dari ketersediaan jaringan internet, perangkat teknologi, hingga fasilitas laboratorium pendukung pembelajaran digital.

Agusriansyah menekankan, pembangunan sektor pendidikan tidak bisa hanya diukur dari berdirinya gedung sekolah yang megah. Kualitas layanan pendidikan, kata dia, sangat ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana penunjang.

“Istilahnya, gedung megah tidak akan berarti banyak kalau fasilitas digitalnya belum siap,” ujarnya.

Politikus PKS tersebut menambahkan, layanan pendidikan harus mampu memberikan akses yang setara dan modern bagi seluruh peserta didik. Hal itu penting agar siswa memiliki kesiapan menghadapi tantangan dan persaingan di masa depan.

Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk mempercepat pemenuhan sarana digital, pemerataan akses internet, serta peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.

Agusriansyah berharap transformasi digital di sekolah tidak berhenti sebatas jargon. Ia meminta pemerintah memastikan seluruh SMA di Kalimantan Timur benar-benar merasakan layanan pendidikan digital yang nyata dan merata.

(Nur/Adv)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

bisnis

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved