Prolog.co.id – Komisi II DPRD Kalimantan Timur melaksanakan kunjungan kerja ke PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di kawasan Kariangau, Balikpapan, untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengelolaan aset strategis milik daerah secara akuntabel.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi II, Sabaruddin Panrecalle, didampingi Wakil Ketua Sapto Setyo Pramono dan anggota lainnya. Turut hadir perwakilan PT Melati Bhakti Satya (MBS), sebagai BUMD mitra usaha PT KKT bersama PT Pelindo IV. Anggota Komisi II yang hadir antara lain Shemmy Permata Sari, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, Guntur, Yonavia, Abdul Giaz, dan Firnadi Ikhsan.
Dalam rapat di ruang pertemuan PT KKT, Komisi II menekankan transparansi laporan keuangan, status kepemilikan aset, dan posisi Pemprov Kaltim dalam struktur manajemen perusahaan. Sabaruddin menegaskan pentingnya keterbukaan perusahaan demi menjaga kepentingan daerah.
“PT KKT harus jelas dalam kontribusi terhadap PAD serta rencana bisnis jangka pendek dan panjangnya,” ujarnya.
Selain itu, Komisi II meminta laporan rinci periode 2023–2025 dan menyoroti proyek strategis seperti perluasan dermaga, reklamasi lahan, dan pengadaan alat bongkar muat. Direksi PT KKT memberikan penjelasan yang diterima secara umum oleh Komisi II. Sabaruddin menekankan bahwa tata kelola perusahaan harus akuntabel dan selaras dengan kepentingan pembangunan ekonomi Kalimantan Timur.
(Nng/Adv/DPRDKaltim)


