Dr. Novel Paembonan Tekankan Kebutuhan Transparansi dan Sosialisasi Beasiswa di Kutai Timur

Terbit: 15 Juli 2024

Beasiswa
Anggota DPRD Kutai Timur, Dr. Novel Tyty Paembonan. (Ist)

Prolog.co.id, Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Dr. Novel Tyty Paembonan, menekankan pentingnya transparansi dan sosialisasi yang efektif dalam distribusi beasiswa untuk masyarakat.
Dr. Novel mengungkapkan perlunya memperluas jangkauan informasi beasiswa agar tidak hanya terbatas di lingkungan sekolah, tetapi juga menyasar seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah pedesaan.

“Saat ini, informasi beasiswa sering kali hanya tersedia di papan pengumuman sekolah. Untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, informasi tersebut sebaiknya juga dipasang di majalah dinding sekolah dan kantor desa,” jelas Novel.

Menurut Novel, langkah ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua pihak yang berhak dan membutuhkan beasiswa dapat memperoleh informasi yang diperlukan. Beasiswa merupakan alat vital untuk meningkatkan akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah terpencil.

“Banyak masyarakat desa mungkin tidak memiliki akses langsung ke sekolah-sekolah. Oleh karena itu, kita perlu memastikan informasi beasiswa bisa diakses di tempat-tempat strategis lainnya,” tambahnya.

Dr. Novel juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan perangkat desa dalam menyebarluaskan informasi beasiswa.

“Kerja sama ini sangat krusial untuk memastikan informasi beasiswa mencapai setiap sudut desa, sehingga anak-anak yang memiliki potensi tetapi terhambat oleh biaya pendidikan dapat memperoleh kesempatan yang lebih baik,” paparnya.

Dia berharap upaya ini akan sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kutim. Dengan semakin banyaknya anak-anak yang mendapatkan akses pendidikan melalui beasiswa, diharapkan akan lahir generasi yang lebih kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Novel juga menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam proses seleksi penerima beasiswa. Ia mendorong semua pihak untuk memastikan bahwa proses seleksi dilakukan dengan adil dan terbuka.

“Transparansi dalam proses seleksi beasiswa sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bantuan ini tepat sasaran,” tegasnya.

(Idm/Adv/DPRD Kutim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved