Driver Ojol Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Tuntut Hapus Diskon dan Tegakkan Tarif Resmi

Terbit: 12 Agustus 2025

ojol
Para driver ojek online melangsungkan aksi di depan Kantor Gubernur (Mat/Prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Para pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan empat memadati halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin 11 Agustus 2025. Mereka menuntut penghapusan program promo murah dan penegakan tarif resmi sesuai ketentuan pemerintah daerah.

Aksi yang digelar sejak pagi hingga malam hari itu membuat Jalan Gajah Mada, salah satu jalur utama Samarinda, lumpuh total. Kemacetan merambat ke sejumlah titik, memicu keluhan pengguna jalan.

Koordinator Aliansi Mitra Kaltim Bersatu (AMKB), Ivan Jaya, menjelaskan tuntutan utama mereka adalah penerapan tarif sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.673/2023. Menurutnya, masih ada perusahaan aplikasi yang tidak mematuhi ketentuan tersebut.

“Kami juga menolak program promo murah seperti slot, akses hemat, dan double order. Janji penghapusan sudah lama disampaikan, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi,” tegas Ivan.

Ia menambahkan, jika aplikator tidak mematuhi aturan yang berlaku, mereka mendesak Pemprov Kaltim menutup kantor operasional perusahaan tersebut.

“Supaya ada efek jera dan aplikator tunduk pada regulasi,” katanya.

Usai melakukan audiensi dengan perwakilan Pemprov Kaltim, Ivan menyebutkan telah ada kesepakatan tertulis. Dalam berita acara, aplikator wajib menerapkan tarif sesuai SK dalam waktu dua hari. Selain itu, program promo yang dinilai merugikan pengemudi harus dihentikan dalam waktu sepuluh hari kedepan.

“Tuntutan kami diterima dan sanksinya sudah jelas dengan dasar hukum kesepakatan. Jika tidak, kantor aplikator akan ditutup,” ungkapnya.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved