Prolog.co.id, Samarinda – Politisi senior Emir Moeis resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon DPD RI daerah pilih di Kalimantan Timur ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (8/5/2023).
Keikutsertaan Emir Moeis sebagai wakil Kaltim di pemerintah pusat, hanya memiliki satu tujuan. Yakni memajukan daerah berjuluk Benua Etam, khususnya sebagai lining alias lapisan penting dalam kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Apa yang mau saya lakukan? Jadi saya ingin membawa Kaltim menjadi bagian yang berarti untuk NKRI. Semua daerah harus sinergi agar kesejahteraan terjaga dengan keragaman yang ada dan sesuai kata Bung Karno di dalam pancasila,” ujar Emir saat memberikan sambutannya di kantor KPU Kaltim.
Lanjut kata Emir, Kaltim sejatinya bisa menjadi contoh baik bagi negara untuk terus menjaga kerukunan, keragaman dan kemajuan daerah.
“Kaltim menjadi contoh yang baik. Dengan keragaman yang ada, Kaltim masih bisa terus berlangsung secara harmonis. Saya mohon doa dalam mencapai cita menjadi negara NKRI yang sejahtera,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rudiansyah Ketua KPU Kaltim menuturkan kalau kedatangan Emir Moeis langsung ditindaklanjuti dengan tim verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat awal pendaftaran menuju panggung politik 2024.
Setelah dilakukan pengecekan dan dinyatakan lolos pada tahap pertama, selanjutnya tim verifikasi KPU Kaltim akan melanjutkan kerjanya pada Senin 15 Mei 2023 mendatang dengan cek keabsahan dokumen para peserta yang mendaftar.
“Apabila ditemukan dokumen belum memenuhi syarat, kita akan sampaikan dalam tahapan perbaikan. Kalau tidak ada, berarti hanya tinggal menunggu penetapan bakal calon dari KPU,” tutur Rudi sapaan karib, Rudiansyah.
Selain itu, Rudi juga turut mendukung pernyataan yang telah dikeluarkan Emir Moeis. Khususnya untuk terus menjaga harmonisasi di Kaltim, dan yang tak kalah penting membangun Bumi Mulawarman yang lebih baik di massa mendatang.
“Saya sepakat, kalau kita harus terus menjaga harmonisasi di Kaltim. Terlebih untuk menyongsong IKN Nusantara,”tandasnya.
(Redaksi Prolog)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


