Prolog.co.id, Sangatta – Fraksi Partai Demokrat dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Kamis, 13 Juni 2024, memberikan apresiasi atas kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kutim selama tahun 2023. Namun, fraksi ini juga menyoroti beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan.
Muhammmad Amin, perwakilan Fraksi Demokrat, menyampaikan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih perlu ditingkatkan. Adapun realisasi pendapatan asli daerah (PAD) 2023 sebesar Rp 352,46 miliar atau 44,76 persen dari ABBD Kutim senilai Rp 787,53 miliar. Meskipun telah terjadi peningkatan, namun angka tersebut dinilai belum optimal untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk menggali potensi PAD yang lebih besar lagi,” ujar Amin.
Fraksi Demokrat juga mempertanyakan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam meningkatkan PAD. Menurut Amin, perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD untuk memastikan bahwa mereka memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan PAD.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana BUMD telah optimal dalam menjalankan fungsinya,” tegasnya.
Fraksi Demokrat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan PAD, antara lain dengan mengoptimalkan kinerja BUMD dan menggali potensi sumber-sumber pendapatan baru.
“Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” tambah Amin.
(Idm/Adv/DPRD Kutim)


