Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Hadir Penutupan Erau, Bupati Kukar Edi Damansyah: Tak Hanya Berdampak Positif pada Budaya, tapi Juga Membawa Manfaat Ekonomi Masyarakat

Terbit: 2 Oktober 2023

Penutupan Erau
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin berdampingan dengan Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Penutupan Erau Adat Pelas Benua dihadiri Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, Selasa (2/10/2023) pagi. Penutupan pesta adat ini ditutup dengan perobohan tiang ayu, sebagai simbol berakhirnya kegiatan budaya Kukar.

Adapun, Pesta Adat Erau di Kukar berlangsung selama satu pekan, sejak 20 September 2023 lalu, hingga 02 Oktober 2023.

Selepas melakukan penutupan Erau, Edi Damansyah menerangkan Erau Adat Pelas Benua terdiri dari dua elemen utama. Elemen pertama ialah, rangkaian kegiatan adat yang dikelola oleh pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Sedangkan elemen kedua adalah festival pesta rakyat yang diselenggarakan oleh Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kukar.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Erau Pelas Benua tahun 2023 selama satu pekan berjalan dengan lancar,” kata pria yang akrab disapa Edi ini.

“Hari ini, kami menghadiri undangan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk mengikuti upacara penutupan dengan perobohan tiang ayu yang menandakan berakhirnya Erau,” tambahnya.

Bupati Kukar menjelaskan, bahwa rangkaian kegiatan Erau yang diselenggarakan oleh Kesultanan memiliki unsur-unsur sakral, sedangkan yang diadakan oleh Pemkab bertujuan untuk memeriahkan Erau Adat Pelas Benua.

Kegiatan yang digelar mencakup berbagai aktivitas seperti pergelaran seni, olahraga tradisional, pameran, dan hiburan rakyat.

Ia menegaskan, Pemkab Kukar akan selalu berkomitmen dalam mendukung serta melestarikan tradisi adat dan budaya kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Tak hanya sebagai pelestarian budaya, sepekan pelaksanaan Erau juga membawa dampak positif bagi perekonomian Kukar. Ekonomi lokal secara langsung mengalami peningkatan signifikan, akibat banyaknya pengunjung dari berbagai penjuru menghadiri Pesta Adat Erau. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menjadi diantaranya yang merasakan dampakpositif selama kegiatan budaya ini.

Bukan hanya itu saja, saat ini Pemkab Kukar telah menyediakan sebuah wadah bagi seluruh para seniman dan budayawan yang berada di Kukar.

“Tak hanya berdampak positif pada budaya, tapi juga membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat kita,” ujarnya.

“Mudah-mudahan Erau Adat Pelas Benua ini semakin dikenal oleh lebih banyak orang dan terus terjaga kelestariannya,” sambungnya menutup. (Day/Adv/DiskominfoKukar)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved