Inter Milan vs Fiorentina: Membalas Kekalahan di Depan Internisti, Satu Poin dari Puncak Klasemen

Terbit: 11 Februari 2025

inter Milan VS Fiorentina Marko Arnautovic
Marko Arnautovic berselebrasi setelah mencetak gol kunci kemenangan Inter Milan melawan Fiorentina. (Sumber: inter.it)

Prolog.co.id – Inter Milan berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 pada pekan ke-24 Liga Italia. Il Nerazzurri semakin mendekati posisi puncak klasemen yang dipegang oleh Napoli.

Tim asal Milan ini menjamu Fiorentina dalam pertandingan giornata ke-24 Liga Italia 2024-2025. Pertandingan antara Inter Milan dan Fiorentina berlangsung pada Senin, 10 Februari 2025 waktu setempat atau Selasa dini hari WITA.

Tuan rumah unggul pada menit ke-28 lewat gol bunuh diri Martin Pongracic. Namun, Fiorentina berhasil menyamakan skor sebelum jeda melalui penalti Rolando Mandragora di menit ke-44. Skor imbang bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, Marko Arnautovic mencetak gol penentu kemenangan untuk pasukan Inzaghi pada menit ke-52. Inter berhasil mempertahankan keunggulan ini hingga akhir pertandingan.

Penampilan cemerlang Inter Milan kali ini juga menjadi ajang pembalasan dari kekalahan mereka melawan Fiorentina pada 7 Februari 2025 lalu. Saat itu, Nerazzurri dipermalukan dengan skor 0-3 di Stadio Artemio Franchi, kandang la Viola-sebutan Fiorentina.

Inter Milan
Inzaghi
Filippo Inzaghi, Manager Inter Milan. (sumber: inter.it)

Gol Kontroversial, Inzaghi Akui Bola Keluar Lapangan

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Simone Inzaghi mengakui bahwa bola sudah keluar sebelum Inter Milan mencetak gol pertama ke gawang Fiorentina. Meskipun begitu, ia juga mengkritik penalti yang diberikan kepada Fiorentina.

Fiorentina mencetak gol balasan lewat penalti Rolando Mandragora setelah Matteo Darmian dinilai melakukan handball. Inzaghi berpendapat bahwa penalti tersebut tidak seharusnya diberikan.

“Fiorentina marah, dan itu memang wajar, seperti saya saat di Leverkusen ketika kami kebobolan dari sepak pojok yang diperoleh setelah offside,” ujar Inzaghi dikutip dari TMW.

Selain insiden tendangan sudut, Inzaghi juga mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Fiorentina setelah bola mengenai tangan Matteo Darmian. Ia merasa keputusan tersebut seharusnya tidak terjadi.

“Saya mengerti Palladino, bola memang keluar, tapi VAR tidak bisa campur tangan,” lanjutnya. “Namun, penalti yang diberikan kepada Fiorentina, jaraknya hanya satu setengah meter dari Darmian, dan VAR tetap ikut campur,” tutupnya.

Dominasi Inter di Kandang dan Perebutan Scudetto

Sejak awal musim lalu, Inter hanya mengalami dua kekalahan dari 31 pertandingan kandang mereka di Serie-A Italia. Dalam periode tersebut, mereka berhasil meraih 22 kemenangan dan tujuh hasil imbang.

Saat ini, Napoli dan Inter sedang bersaing ketat untuk meraih scudetto musim ini setelah menjalani 24 pertandingan di Liga Italia. Kedua tim hanya terpaut satu poin. Ini adalah kali kedua mereka bersaing dengan selisih satu poin untuk gelar scudetto.

Situasi serupa terjadi pada musim 2011/2012, di mana Napoli memiliki 37 poin dan Inter 36 poin. (Dad)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved