Prolog.co.id, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan vaksinasi ini terbukti efektif menekan angka kasus DBD yang selama ini menjadi momok kesehatan, terutama di kalangan anak-anak.
“Selama ini, anak-anak yang sudah divaksin tidak pernah lagi mengalami DBD,” ungkapnya.
Dia menjelaskan program ini menyasar anak-anak usia 6 hingga 12 tahun dan telah dilakukan di dua kota, yakni Balikpapan dengan 8.800 anak divaksin dan Samarinda sebanyak 2.750 anak.
Lebih lanjut, Jaya menuturkan keberhasilan ini tak hanya berdampak lokal, tapi juga mendapat sorotan internasional. Pihaknya diundang untuk membagikan pengalamannya dalam program vaksinasi DBD ke sejumlah negara seperti Penang (Malaysia), Thailand, Jepang, hingga Singapura.
“Ini bentuk apresiasi dunia terhadap inisiatif kita yang berani memulai vaksinasi DBD,” ujar Jaya.
Ia menambahkan, keberhasilan Kaltim memantik minat banyak negara untuk menjadikan program ini sebagai rujukan. Tahun ini, vaksinasi akan diperluas ke Kabupaten Kutai Kartanegara.
Jaya optimistis langkah ini akan semakin menurunkan angka kasus DBD yang setiap tahun meningkat, terutama di musim hujan.
“Kami berharap, dengan makin masifnya vaksinasi, Kaltim bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menekan kasus DBD secara efektif,” pungkasnya.
(Mat)


