Prolog.co.id, Samarinda – Berbagi makanan menjelang beduk maghrib berbunyi menjadi budaya yang tak pernah lepas saat Bulan Suci Ramadan berlangsung. Budaya berbagi makanan berbuka ini juga dilakukan Rusianto Kiang pada Jumat (14/4/2023).
Di simpang perempatan jalan Masjid Ma’Ruf Samarinda, Rusianto Kiang tampak sumringah sembari memberikan satu per satu kotak takjil kepada pengendara yang melintas. Hanya sekitar 45 menit, 400 kotak makanan yang dibawa pengusaha asal Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) ini, ludes. Terbagikan ke setiap masyarakat yang melintas di simpang empat lembuswana Samarinda.
“Momen bulan Ramadhan ini adalah momentum untuk kita untuk bisa saling berbuat baik dengan sesama. Salah satunya dengan yang kita lakukan ini berbagi takjil,” ucap pria Kelahiran Kecamatan Maratua, Berau, 1967 ini.
Selain itu, Kiang sapaan karibnya mengaku bahwa pembagian takjil ini terasa lebih nikmat lantaran dirinya bisa langsung kepada masyarakat.
Untuk itu, pria yang juga sempat menjabat sebagai anggota DPRD Kaltim dua periode itu berharap semua masyarakat bisa saling bahu-membahu dalam menyebarkan kebaikan dan berbagi di bulan yang suci ini.
“Dengan hal seperti ini kita bisa juga bisa meringankan para masyarakat yang akan berbuka puasa,” pungkasnya.
(Redaksi Prolog)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


