Prolog.co.id, Samarinda – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur, Abdul Khalik pastikan seluruh jemaah haji Kaltim telah tiba di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi dengan selamat.
Hal tersebut disampaikannya, bahwa jemaah haji dari kloter 19 asal Embarkasi Haji Balikpapan, telah tiba di Jeddah pada usai keberangkatan kloter terakhir di hari Senin, 10 Juni 2024 kemaren.
“Seluruh jemaah kita dengan jumlah kloter 19 sudah Alhamdulillah tiba dengan selamat, sebelum sampai ke Arab Saudi jemaah asal Kaltim sempat bergabung dengan jemaah haji asal Jakarta untuk mencukupi satu kloter,” ujar Abdul Khalik pada hari Selasa (11/6).
Hingga saat ini, dirinya juga menyatakan bahwa Kemenag Kaltim belum menerima laporan mengenai jemaah haji Kaltim yang meninggal dunia selama perjalanan hingga melaksanakan proses ibadah disana
Khalik menuturkan, sebelumnya memang ada laporan mengenai jemaah yang meninggal, namun hal itu terjadi di daerah sebelum para jemaah haji.
“Selama pelaksanaan ibadah haji disana kita juga terus mengingatkan untuk seluruh jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan mereka selama berada di Tanah Suci,” tambahnya.
Pesan yang terus disampaikan oleh para petugas mulai dari Embarkasi Haji Balikpapan hingga sampai ke Tanah Suci Mekkah agar para jemaah terus menjaga kesehatan.
“Karena kita tahu bahwa kondisi cuaca di sana sangat panas, dan petugas kami di Arab Saudi juga terus memantau dan mengawasi keadaan para jemaah kita,” kata Abdul Khalik.
Lebih lanjut Abdul Khalik menuturkan menjelang wukuf di Arafah, dirinya menyarankan agar jemaah haji Kaltim tidak keluar dari penginapan khusus ya di siang hari menjelang sholat Zuhur.
“Karena kondisi disana kita sarankan para jemaah untuk solat Zuhur di masjid atau di kamar saja agar tidak terpapar cuaca panas yang dapat mengakibatkan dehidrasi hingga mengganggu kesehatan,” tuturnya.
Kemudian juga jelang puncak pelaksanaan ibadah haji tersebut dirinya berpesan serta menekankan para petugas untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
“Para petugas harus memprioritaskan pelayanan kepada para lansia, agar mereka dapat melaksanakan semua proses ibadah dengan baik dan dibantu dalam setiap langkahnya, apalagi ternyata ada jemaah kita yang kesulitan,” jelasnya.
Dirinya berharap dalam pelaksanaan ibadah haji di tahun ini semua jemaah haji Kaltim bisa menjadi haji yang mabrur.
“Lalu mereka pulang dengan selamat, dan sehat selalu. Karena di tahun ini besar harapan kami agar pelaksanaan ibadah haji harus lebih baik dari tahun lalu sesuai dengan evaluasi dan perbaikan sistem yang dilakukan,” tutup Abdul Khalik. (mat)


